Perebutkan Piala Dekan,Fapet Undana Buka Lomba Pacuan Kuda Di Lapangan Lifubatu

Kupang,Obor-nusantara.com-
Lomba pacuan kuda dalam rangka Hari ulang Fakultas Peternakan universitas Undana Kupang yang ke 56 kembali  digelar di lapangan pacuan kuda Lifubatu Babau Kabupaten Kupang Propinsi NTT.

Terhitung Fapet cup tahun ini adalah yang ketiga kalinya,Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana Kupang menggelar lomba pacuan kuda.Event kali ini mulai dibuka pendaftaran pada tgl 26 September hingga 1 Oktober 2019.Sementara tanggal 2 dilakukan teknikal meeting untuk digelar perlombaan yang berlangsung tanggal 3-6 Oktober 2019.

Hal ini disampaikan Dekan Fapet Undana, Ir.  Gustaf Oemathan. M.Si didampingi Pembantu Dekan I, Dr. Arnold Manu dan Ketua Panitia, Ir. Dominggus Osa, MP kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (18/9/2019).

Dijelaskan Gustaf Kegiatan ini adalah salah satu agenda HUT Fapet ke 56,dengan tujuan memotivasi warga mempertahankan genetika kuda asli Timor  yang terancam punah.

“Perlombaan ini sebagai bentuk promosi yang Fapet lakukan guna memotivasi warga untuk terus memelihara kuda. Karena Sejak dulu orangtua kita menjadikan kuda sebagai kendaraan utama tetapi zaman berubah dengan hadirnya mobil sehingga budaya itupun mulai menurun,” kata Gustaf.

Oleh karena itu momen lomba pacuan kuda Piala Dekan Fapet, kiranya dapat mendorong motivasi warga untuk cinta akan kuda dalam Rangka melestarikan kuda timor didaerah ini.

“Momen ini juga sebagai wahana sosialisasi mengenai pemeliharaan ternak kuda yang baik.Selain itu Ada  aspek ekonomi dalam meningkatkan perekonomian warga ,” ujar Gustaf.

Sementara itu Ketua Panitia, Ir. Dominggus Osa, MP Sebagai penanggung jawab kegiatan,mengatakan dalam agenda panitia,pendaftaran dibuka pada tanggal 26 September-1 Oktober. Sementara pelaksanaan lomba berlangsung tanggal 3-6 Oktober dan terbuka bagi siapapun yang punya hobi pacuan kuda untuk mendaftar sesuai kelas-kelas yang dipelombakan.

“Tujuan dari even yang baru tahun ketiga ini tentu kita menjaga agar hewan kuda Timor tidak  punah. Kitapun perkenalkan Fapet kepada masyarakat luas bahwa kita sangat peduli dalam hal pemeliharaan kuda Timor. Ini juga menjadi arena hiburan bagi pencinta kuda,” jelas Dominggus.

Walaupun jadwal pendaftaran belum dibuka,menurutnya peserta sudah antusias menyatakan kesiapan mengikuti lomba ini. Diantaranya Peserta dari TTU,  Rote Ndao, Sumba, TTS, Belu, Malaka, Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Ngada.Panitia juga mengundang peserta dari Timor Leste untuk ikut dalam Perlombaan kali ini.

“Pendaftaran untuk kelas kuda Poni Rp 150.000 sementara untuk kelas standar Rp 200.000.Ada panitia lokal yang kita bentuk yang bertugas mengatur pengukuran kuda” ujarnya.(kenzo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *