Bahas Kekeringan, 500 Orang Ahli Air Se-Indonesia Pertemuan Di Kupang

Kupang, obor-nusantara.com-Kota Kupang dipilih sebagai Kota berkumpulnya sekitar 500  orang lebih Ahli Teknik Hidraulik pada akhir bulan oktober ini guna membahas pesoalan kekeringan yang selama ini terjadi di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur.

Kedatangan 500 orang bersama keluarga yang diperkirakan mencapai 2000 orang  Ahli Teknik Hidraulik ini akan menggelar sejumlah kegiatan termasuk seminar ilmiah dan kegiatan lainnya yang akan melibatkan profesor dan dan ahli kekeringan dari berbagai Universitas di Indonesia. Berdasarakan infromasi yang di peroleh sementara menyebutkan, terpilihnya Kota Kupang sebagai tuan ruah digelarnya pertemuan akbar ribuan ahli teknik hiraulik ini ditentukan pada saat pertemuan tahunan sebelumnya.

“sebelumnya telah diusulkan tiga provinsi yakni, Nusa Tenggara Timur dan dua calon Daerah  lainnya.  Namun mengingat wilayah NTT memiliki tingkat kekeringan yang lebih mendomiasi di dua daerah lain maka disepakati NTT dalam hal ini Kota Kupang sebagai tuan rumah untuk kegiatan pertmuan akbar tersebut” kata ketua Cabang Himpunan Ahli Hidrauklik Indonesaia, Nusa Tenggara Timur Agus Sosiawan saat ditemui diruang kerjanya rabu, 3/10/2019.

Menurutnya,  sesuai dengan jadwal yang ada sekitar 500 orang ahli Teknik Hidraulik Dari Se-Indonesia ini mulai tiba di Kota Kupang pada tanggal 21 oktober nanti.

“kegiatan pertemuannya dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari yakni sejak tanggal 22 hingga 24 oktober nanti”. Jelas Agus.

Dikatakan, dalam agenda yang mengambil Thema Utama “Pengelolaan Sumber Daya Air Pada Daerah Semi Kering Kepulauan Antara Hambatan, Tantangan Dan Peluang ini akan di bahas langsung dalam seminar oleh para ahli teknik hidraulik selama dua hari nanti.

“Selain akan melibatkan para ahli direcanakan kegiatan pertemuan ilmuawan ini akan di hadiri juga para mahasiswa calon ahli dari berbagai Universitas Di Ntt Terutama Universitas Nusa Cendana Kupang”. Katanya.

Agus Sosiawan menuturkan, sebagai kegiatan yang melibatkan ahli teknik hiraulik maka diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah terutama pemda provinsi ntt dan kota kupang agar memanfaarkan momentum ini sebagai bahan masukan bagi para ahli guna merekomendasikan sesuatu yang terbaik dalam mengatasi masalah kekeringan di nusa tenggara timur nanti.(wr/nora)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara