Pasca Konflik, Ratusan Pengungsi Wamena Papua Asal NTT Minta di Pulangkan Pemprov NTT

Kupang,Obor-nusantara.com-Pasca bentrokan warga yang bdrujung terjadinya exsodus secara besar-besaran warga 
Pengungsi di Wamena Papua asal NTT meminta bantuan pemerintah Propinsi NTT untuk memulangkan mereka dari Wamena ke daerah asal mereka di Nusa Tenggara Timur.

Ratusan pengungsi asal NTT saat ini ditampung di dua tempat pengungsian yang berbeda yakni ada sekitar 200 lebih jiwa di batalyon 751 dan sebagiannya lagi yang jumlahnya belum terhitung jumlahnya di pengungsian Rindam ifar gunung sentani kab.jayapura.

Warga yang berada di pengungsian berasal dari beberapa Kabupaten di NTT diantaranya dari Kabupaten Manggarai,Nagekeo dan beberapa warga dari daratan Timor.

Kepada obor-nusantara.com melalui video call whatsapp Kristian Satu,Salah satu pengungsi mengaku sudah 2 minggu lebih berada di tempat pengungsian.Sebelumnya mereka ditampung di Wamena dan saat ini mereka sudah dipindahkan ke batalyon 751 Sentani.

“Kami semua mau di pulangkan.Kami yang ada di pengungsian ini berdomisili di Wamena.Kami mau dipulangkan karena situasi disini masih tidak aman sejak tragedi beberapa hari lalu”Ungkap Kristian.

Kristian juga mengaku yang ada ditempat pengungsian hanya Warga NTT karena pengungsi dari daerah lain seperti Sulawesi dan jawa sudah dipulangkan oleh Pemerintah Daerah Asal pengungsi.

“Kami sudah didata, tapi informasi yang disampaikan pihak batalyon mereka akan difasilitasi untuk keluar dari wamena menuju Makasar. Sedangkan perjalanan selanjutnya ke NTT ditanggung sendiri oleh para pengungsi”katanya.

Sementara Bernadeta Wea Pengungsi asal kabupaten Nagekeo menuturkan bahwa ia bersama 3 anaknya serta suami sudah 2 minggu di tempat pengungsian.

“Kami mau pulang karena situasi di wamena sampai hari ini belum kondusif.kami trauma dengan kejadian disini sehingga kami minta pulang ke NTT”Ujarnya.

Oleh karena itu mereka meminta pemerintah provinsi NTT untuk bisa memfasilitasi para pengungsi asal NTT agar bisa dipulangkan ke kampung halaman mereka.

Terkait pemulangan ratusan warga asal NTT ini,  Kepala Dinas Sosial propinsi NTT, Mese Ataupah saat dihubungi media ini mengatakan bahwa masih melaporkan kepada Gubernur dan masih koordinasi dengan pihak kementerian.(kenzo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *