Lestarikan Tarian Daerah dan Kebersihan, Pemdes Tanah Putih Gelar Berbagai Lomba

Oelamasi,Obor-nusantara.com-
Tak dapat disangkal lagi bahwa Seiring perkembangan zaman dengan kemajuan teknologi yang semakin maju, tarian daerah mulai dilupakan oleh generasi muda hingga masyarakat desa.

Atas dasar alasan tersebut,Pemerintah Desa Tanah Putih Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang Propinsi NTT mengadakan perlombaan tarian adat serta keberhasilan lingkungan antar dusun di wilayah desa tanah putih guna melestarikan tarian adat masyarakat setempat.

Bertempat di Rumah tua Keluarga Oematan, Senin, 14/10/2019 Sekretaris Desa Tanah Putih, Yan Oematan saat membuka perlombaan mengatakan kita semua melihat tarian daerah cenderung dilupakan dengan adanya dansa dan tarian lainnya yang notabene bukan tradisi kita.

“Tarian ini dulu namanya hering kalau bahasa sekarang bonet. Kami memberikan apresiasi kepada semua masyarakat Tanah Putih yang peduli dengan tarian adat. Diharapkan kedepan terus ditumbuhkan untuk melestarikan tarian adat dengan cara mengagendakan perlombaan tarian adat sebagai program tahunan pemerintah Desa Tanah Putih”Ujar Oematan.

Hadir pada kesempatan itu, penjabat kepala Desa Abraham Kehi,Ketua Bpd dan Anggota,Ketua PKK, aparat Desa,Tokoh Adat,Babinsa dan mwasyarakat Desa Tanah Putih.

Dalam penyampaiannya Ketua Panitia penyelenggara Hendro Tabun mengungkapkan perlombaan ini terselenggara atas perencanaan bersama masyarakat beberapa tahun lalu.Dengan sumber dana yang dialokasikan dari dana desa tahun 2019.Dirinya berjanji untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan BPD agar mengalokasikan anggaran yang lebih besar lagi di tahun berikutnya demi melestarikan budaya kepada generasi muda.

Menurut Hendro, Format penilaian yang ditetapkan dewan juri diantaranya terkait keindahan gerak, kreatifitas gerak, kelompokan tim dan juga kostum. Dikatakannya juga bahwa Perlombaan ini sebagai langkah awal dalam konsep Pemerintah Desa Tanah Putih dalam Membentuk sanggar tarian daerah di desa tersebut.

Pantauan media ini, Ada 9 kelompok yang mengikuti perlombaan diantaranya terdiri dari anak-anak dan orang dewasa yang berasal dari 5 dusun. Tarian yang dilombakan antara lain tarian bonet dan beberapa tarian versi baru.Ratusan warga Desa memadati arena perlombaan dan sangat antusias menyaksikan penampilan para penari.

Perlombaan yang diadakan hanya dalam waktu sehari tersebut langsung diumumkan pemenang oleh para Dewan Juri.Lomba kebersihan antar dusun dijuarai oleh dusun 2  dan runner up diraih oleh dusun 4.Masing-masing pemenang diberikan hadiah berupa sejumlah uang dan piala bergilir bagi juara pertama.

Sedangkan Tarian adat,Kelompok penari dari dusun 3 memeperoleh juara III,Dusun 2 mendapatkan juara ke II dan juara pertama diraih oleh kelompok penari dari Dusun  I.

Diakhir acara, Penjabat Kepala Abraham Kehi mengatakan Perlombaan ini bukan saja mencari juara namun lebih diutamakan dalam membangun kebersamaan dan persaudaraan diantara masyarakat desa tanah putih.

Disisi lain,perlombaan ini diakuinya sebagai langkah awal menuju pembentukan sanggar budaya yang sudah digagasnya bersama BPD,Tokoh adat dan masyarakat Desa Tanah Putih.(kenzo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *