Mou Lintas Lembaga Penegak Hukum, PN Oelamasi Terapkan Penanganan Perkara Pidana secara Online

Oelamasi,Obor-nusantara.com
Hari ini,Senin,18/11/2019 bertempat dihalaman kantor Pengadilan Negeri Oelamasi Kabupaten Kupang Propinsi NTT,PN Oelamasi menandatangi master of understanding (Mou) dengan lembaga penegak Hukum lainnya tingkat Kabupaten Kupang.

Keempat Institusi penegak hukum tersebut diantaranya Pengadilan Negeri Oelamasi, Kejaksaan negeri kabupaten Kupang, Kepolisian Resor Kupang dibabau dan Rumah Tahanan (Rutan) Kupang.

MOU tersebut dibuat sebagai upaya mendukung Pembangunan Keterpaduan dan Percepatan penanganan Perkara Pidana antara Kepolisian Resort Kupang, Kejaksaan Negri, Pengadilan Negri Oelamasi dan Rumah Tahanan Kupang dengan menerapkan system Penanganan Perkara Pidana secara Terpadu berbasis teknologi Informasi (SPP-TI) dan Integrated Criminal Juctice System (ICJS).

“Integrates Criminal Justice System ini sebuah keharusan dimana kami harus memenuhi prasyarat yang ditentukan oleh perundang-Undangan sehingga di dalam sinergitas antara Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan dan Rumah tahanan, sinkron dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik”, Sebut Ketua PN Oelamasi Decky A.S. Nitbani saat membuka kegiatan.

Decky menuturkan bahwa selama dirinya menjabat sebagai Ketua PN Oelamasi,ia mendapat dukungan yang luar biasa dari instansi terkait dan juga pemerintah daerah.Dukungan ini dinilainya sebagai motivasi bagi lembaganya untuk terus melakukan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang mencari keadilan.

“Saya sangat apresiasi dengan teman-teman dari Kepolisian, Kejaksaan dan Rutan yang sangat membantu kami secara kelembagaan dalam pelayanan publik khususnya perkara-perkara pidana.Oleh karena itu hari ini menjadi suatu kehormatan bagi kami ketika kita berkumpul di tempat ini mengingat dalam membangun Inegrated Criminal Justice System kami tidak bisa berdiri sendiri”katanya.

Selain itu,di PN Oelamasi juga telah menyiapkan Aplikasi E Gesit dalam melayani berbagai ijin seperti Ijin penyitaan dan berbagai ijin lainnya.

“E Gesit ini memudahkan dalam ijin penyitaan, Ijin penggeledahan, ijin kunjungan semua bisa diakses dengan mudah. Ada dua pulau di di Kabupaten Kupang yakni pulau Timor dan Semau. Kalo teman-teman dari Semau atau Amfoang teman-teman Penyidik bisa via aplikasi ini sehingga ketika datang ke sini sudah mengambil dalam bentuk barang jadi.Yang kami kenalkan ini bisa diakses baik oleh kepolisian, Kejaksaan, Rutan maupun penasihat Hukum. Ini sangat memudahkan semua kita sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik bagi para pencari keadilan”, tandasnya.

Ia menyambut baik upaya Polres yang mau mengeluarkan terlebih dahulu Surat ketrangan Catatan Kepolisian –SKCK sebelum pihak Pengadilan Negri.

Hal lain yang dimudahkan menurutnya yakni gugatan melalui Aplikasi, mulai dari mendaftar perkara sampai hasil Putusan kecuali sidang pemeriksaan saksi.

“Ini untuk mencegah tatap muka antara para pencari keadilan dengan para Hakim. Kalo sering ketemu ini bahaya tetapi kalo tidak ketemu malah bagus dan bisa mendorong dalam peningkatan apa yang menjadi program Presiden Joko Widodo”, tukasnya.

Sedangkan Wakapolres Kupang melalui Kasatreskrim Iptu Simson Amalo, S.H meminta Ketua PN agar bersama sama melakukan sosialisasi terhadap system informasi penanganan perkara yang baru saja diluncurkan.Sehingga masyarakat mengerti dan paham dengan pola kerja yang diterapkan.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara