Tim Buser Polres Kupang Berhasil Bekuk Pelaku Pembunuhan Ama Lukas

Oelamasi,Obor-nusantara.com-Hanya
Dalam waktu 1 × 24 jam, Aparat SaReskrim Polres Kupang berhasil membekuk tersangka pembunuhan terhadap Lukas Manutede alias Ama Lukas, penjaga rumah milik Edison Mangi di RT 11/RW 05, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur. Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) 

Awalnya, Ama Lukas ditemukan bersimbah darah dan tak bernyawa oleh pihak pemilik rumah yang berada di Pertigaan jalan timor Raya dan jalan menuju bendungan raknamo, Senin,18/11/2019 pada pukul 7.30 wita. Kemudian pihak pemilik rumah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Polres Kupang.

Dengan sigap,jajaran buru sergap Polres Kupang turun ke lokasi kejadian dan mengevakuasi korban untuk diautopsi. Atas petunjuk dan informasi yang dihimpun Polisi, Dua orang tersangka berinisial PHP (15 tahun) dan EAT (16 tahun) warga Kecamatan Kupang Tengah berhasil dibekuk buser Reskrim Polres Kupang pada Selasa,19/11/2019.

Polisi juga berhasil mengamankan Barang Bukti berupa sebilah samurai dan sebilah pisau yang digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa korban beserta pakaian korban dan pakaian kedua tersangka.

Demikian pernyataan pers yang disampaikan Kapolres Kupang AKBP Indera Gunawan, SIK melalui Kasubag Humas IPTU Amru Ichsan yang didampingi Kasat Reskrim IPTU Simson S.L Amalo, SH, di mako Polres Kupang Rabu,20/11/2019.

“Kita apresiasi kerja cepat dari Kasat Reskrim bersama Buser. Kedua tersangka kini sudah diamankan. Karena kedua pelaku dibawa umur maka kita inisialkan nama yakni PHP (15) dan EAT (16) yang merupakan warga Kupang Tengah,”Terang Amru.

Keterangan kedua tersangka pasca diamankan polisi mengakui bahwa korban pertama kali di bacok pada Sabtu, 16/11/2019 pada pukul 15.00 Wita.Tersangka PHP membacok korban dengan menggunakan samurai tepat di kepala korban yang mengakibatkan korban jatuh,namun tersangka PHP masih membacok korban tujuh kali secara berturut turut.

“Jadi total ada 8 kali korban di bacok oleh PHP dengan samurai,”Ungkap Kasubag Humas.

Setelah itu, PHP pergi meninggalkan TKP membawa samurai,sedangkan tersangka lainnya EAT mengambil sebilah pisau lalu menusuk dada korban sebanyak 3 kali lalu pergi meninggalkan korban.

Diketahui bahwa Korban Lukas Manutede alias Ama Lukas (60 tahun) diketahui sehari-hari menjaga rumah milik Edison Mangi yang terletak di Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang – NTT.

Motif pembunuhan Ama Lukas menurut Amru,berawal dari niat pelaku untuk mencuri itik pemilik rumah. Karena aksi mereka diketahui ama lukas selaku penjaga rumah, pelaku malah nekat membunuh korban hingga tewas. (kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara