Kadis Perikanan Kabupaten Kupang Ogah Diwawancarai Media, Begini Komentar Ombusman RI Perwakilan NTT

Oelamasi,Obor-nusantara.com – Begini komentar Kepala Ombusman Republik Indonesia perwakilan NTT,Darius Beda Daton atas pemberitaan terkait keengganan Kepala dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kupang untuk diwawancarai media tentang kegiatan Dinas.

“Informasi terkait proyek, nilai proyek dan progresnya bukanlah sesuatu yang perlu dirahasiakan. Jadi publik perlu tahu juga”Tulis Darius melalui pesan elektronik whatsapp,Jumat,22/11/2019.

Menurutnya,Publik harus tau soal informasi kegiatan dinas termasuk soal proyek,nilai proyek dan progres proyek karena kegiatan tersebut bukanlah sesuatu yang perlu dirahasiakan dari masyarakat sebagai penerima manfaat.

Sebab ditambahkan Darius bahwa saat ini merupakan era keterbukaan informasi.Sehingga masyarakat perlu tau apa yang dikerjakan oleh Dinas terkait untuk masyarakat.

Diberitakan sebelumnya,Kelola dana milyaran rupiah untuk pengadaan sejumlah sarana perikanan bagi nelayan di Kabupaten Kupang,Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan setempat enggan diwawancarai media.

Padahal Dinas Kelautan dan Perikanan kab.kupang sementara  mengerjakan beberapa proyek pengadaan sarana perikanan,diantaranya pembuatan perahu motor dan alat tangkap, pembuatan kapal fiber glas 3 Gt alat tangkap dan alat bantu penangkapan ikan serta pengadaan sarana budidaya  dan bibit  rumput laut.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan,Yovita Foenay yang hendak ditemui Obor-nusantara.com,Rabu,13/11/2019 enggan diwawancarai.Padahal Wartawan sudah mengisi buku tamu dengan tujuan wawancara terkait kegiatan yang dikerjakan tahun ini.

Sekitar 10 menit menunggu diruang tunggu,Tiba-tiba kadis keluar sambil membawa tas dan berbicara dengan stafnya bahwa ada urusan di propinsi.

Informasi yang berhasil dihimpun Obor-nusantara.com,ada sejumlah kegiatan proyek pengadaan yang dikelola Dinas terkait pada tahun anggaran 2019.

Beberapa kegiatan pengadaan barang diantaranya,pembuatan perahu motor dan alat tangkap dengan total anggaran Rp. 675.000.000.Proyek ini tercantum tanggal pembuatan tanggal 10 Mei 2019 dan berlokasi di Oelamasi.

Ada juga pembuatan Kapal Fiber glas 3 Gt, alat tangkap dan alat bantu penangkapan ikan.Proyek ini menelan anggaran Rp.360.000.000 dengan sumber dana Apbd tahun 2019.

Selain itu, ada proyek pengadaan sarana budidaya dan bibit rumput laut dengan total anggaran mencapai Rp. 1.483.900.000.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara