Djami Rebo, Tangani Jalan Nasional di NTT Butuh Perencanaan dan Kesiapan Penyedia Jasa

Kupang, obor-nusantara.com-Guna mendapatkan efektifnya Penanganan Jalan Nasional di Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan Pola Long Segment dibutuhkan kesiapan Pengguna jasa maupun Penyedia Jasa mulai dari Tahap Perencanaan ,Pelkasanaan, Pengawasan dan Perencanaan yang baik oleh Pengelola Dana dalam Hal Ini Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang selaku Eksekutor Anggaran di Daerah.
“Bahwa masih dijumpai kinerja jalan yang tidak memuaskan atau tidak mencapai standard kinerja yangg memuaskan seperti kerusakan, jalan berlubang ,bahu jalan yang tidak terawat dan lainnya dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti :a) Sisi Kontraktor /penyedia Jasa Tidak mempunyai Sumber Daya Manusia yang punya Kompetensi (Keahlian dan keterampilan) ,peralatan, modal kerja yang tidak sesuai yang dibutuhkan”. Jelas Piet Djami Rebo saat di hubungi media ini pada rabu, 20/11/2019.
Selain itu menurut Djami Rebo, persoalan lain adalah, Kemampuan di bidang Managemen yang rendah serta Kepedulian dan rasa tanggung jawab yang renda dari Penyedia jasa/Kontraktor yang menangani Jalan Tersebut.
“Umumnya kontraktor lebih memilih mengerjakan pekerjaan Efektif seperti Rehabilias, rekonstruksi sementara pemeliharaan Rutin tidak dilaksanakan secara baik”.uajar Mantan Kadis PU NTT ini.
Dikatakan, Pengguna Jasa dalam hal ini Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) juga perlu melakukan pengawasan yang ketat kepada setiap Penyedia jasa, sehingga mendapatkan hasil kerja yang memuaskan.
“Sisi Pengguna Jasa ( PPK ) : berkaitan dengan kompetens iteknik dan managerial, lemahnya managemen pengawasan, pengendalian pekerjaan,Tingkat kepedulian yang rendah sebagai Manager Ruas Jalan,Keberania, ketegasan untuk menjatuhkan sangsi bagi rekanan yang gagal mencapai kinerja yang ditetapkan ini yang diperlukan,”. Papar Djami Rebo.
Oleh karena itu Djami Rebo berharap adanya peningkatan pengawasan dari masyarakat agar apa yang ditargetkan dalam Pola penanganan jalan Negara dengan sisten long segmen ini dapat tercapai.
“Peningkatan pengawasan Masyrakat sangat di butuhkan serta Alokasi anggaran yang sesuai dengan kinerja yang direncanakan.”tutup Djami Rebo. (wr/nora).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara