Diduga Jalankan Bisnis Ilegal di Kapal, KM Sabuk Nusantara 104 Tempuh Kupang-Ilwaki 38 Jam

Ilwaki-obor-nusantara.com-Diduga hendak menjalankan Bisnis Ilegal yang dilakukan oleh Anak Buah Kapal (ABK) dan petugas Kapal lainnya, Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 104 menempuh perjalanan sekitar 38 jam dari pelabuhan Kupang ke Pelabuhan Ilwaki.
Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 104 Tujuan Kupang-Ilwaki-Lirang-Arwala-Romang-Kisar-Letty-moa dan hingga ke Saumlaki Pulang-pergi (PP) ini berangkat dari Pelabuhan Tenau Kupang pada Sabtu, 30/11/2019 pada pukul 16.00 waktu setempat dan baru tiba di pelabuhan Ilwaki pada Senin, 02/12/2019 pada pukul 07.15 Waktu Indonesia Bagian Timur, atau sekitar 38 jam perjalanan Tenau-Ilwaki.

“ini sudah tidak benar lagi, sejarah kapal dari Kupang ke Werar (Ilwaki) baru pernah terjadi perjalanan bisa 38 jam, biasanya hanya 26 sampe 27 jam saja, ini sampai 38 jam ada apa sebenarnya.” ungkap sejumlah penumpang yangvberdiskusi dengan media ini diatas kapal saat kapal berlabu di pelabuhan Ilwaki pada Senin, 02/12/2019.
Menurut para penumpang, dengan kondisi seperti ini tentu memunculkan berbagai spekulasi yang miring dari semua yang ada di atas kapal.
“kalau sudah lama begini pasti penumpang resah to.. Karena semua ini biasa ikut kapal, kenapa bisa seperti ini? ” tanya penumpang lainnya penuh kesal.
Bahkan terdapat barang muatan penumpang seperti ayam dan lainnya mati akibat terlalu lama diatas kapal.

Memang apa yang disampaikan oleh penumpang ini benar adanya, hasil pantauan Media ini yang kebetulan ikut menumpang kapal KM Sabuk Nusantara, nampak jelas bahwa, diatas kapal terdapat bisnis jual beli makanan dan Sayur-sayuran serta kebutuhan Pokok lainnya.
Tidak kalah penting dari bisnis ini adalah penyewaan Kamar ABK kepada penumpang dengan nilai Fantastis yakni Rp 300,000 per malam.
“coba liat mereka punya bisnis diatas kapal, ada sayur-sayuran, makanan dan sembako lainnya termasuk penyewaan kamar ABK, ini bisa kita curigai sebagai alasan sehingga kapal sengaja dibuat lambat agar semua bisa laku terjual.” ujar penumpang.
Sementara itu, terkait dengan keluhan para penumpang soal perjalanan yang lambat ini, menurut sejumlah ABK kapal yang dikonfirmasi media ini mengungkapkan berbagai alasan.
Tanpa beban menyampaikan pendapat yang berbeda.


“ini karena arus terlalu kencang sehingga kapal lambat”.kata ABK lain.
Selain itu juga ada ABK yang lain memgaku bahwa, kapal tidak bisa dipaksakan berlabu di pelabuhan Ilwaki karena tidak ada lampu dermaga.

” tidak ada lampu di dermaga jadi tidak bisa kapal masuk malam”. Ujar ABK tersebut.
Berikut dialog media ini dengan ABK Sabuk Nusantara 104 diatas kapal.
M. Kapal kenapa lambat begini.
A. Arus pak, kita ada lawan arus
M. jadi setiap dari kupang selalu lawan arus..?
A. Iya pak..
W. Oh.. Luar biasa..setiap kapal dari kupang selalu arus dari arah timur
A. Dermaga tidak ada lampu jadi tidak biaa masuk malam.
Dari dialog ini ada hal aneh yang diraskan mengganjal dan media inipun langaung menyanyakan kepada ABK lainnya dengan jawaban yang berbeda.
Sementara dari jadwal kapal yang keluarkan Pelni Maluku, tidak diatur jadwal kapal ini, yang ada hanya jadwal kapal tiba di Lirang pada pukul 10 pagi waktu setempat. (wr/nora).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara