Atasi Kemacetan di Area Pasar Oesao, Tahun 2020 Pemkab Kupang Bangun Terminal Tipe C 

Oelamasi, Obor-nusantara.com-
Persoalan kemacetan dijalan timor raya diseputar area pasar oesao kecamatan Kupang timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Pemerintah Kabupaten Kupang telah menetapkan anggaran untuk bangun terminal tipe c ditahun 2020.

“Pemda melalui Dinas perhubungan Akan bangun terminal tipe c pada tahun 2020 disekitar pasar oesao.Agenda pembangunan ini menjadi jawaban atas permasalahan kemacetan yang selama ini disebabkan oleh kendaraan umum yang parkir di bahu jalan.Seringkali Petugas kami mendapatkan pertanyaan mereka mau parkir dimana ketika hendak menertibkan”Ucap kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang Joni Ati kepada wartawan,Rabu,4 Desember 2019.

Persoalan ini menurut Joni,menyulitkan petugas dari dinas perhubungan dalam hal penertiban parkir kendaraan khususnya Pickup yang mengangkut penumpang dipasar Oesao.

“Selama ini kita kesulitan untuk penertiban sehingga pembangunan terminal parkir termasuk bongkar muat komoditi menjadi sangat penting bagi kenyamanan masyarakat”Katanya.

Terkait wacana pembangunan terminal diarea pasar Oesao diungkapkan Joni bahwa sudah pernah dibicarakan sejak jaman kepemimpinan Bupati Ayub Titu Eki.Namun baru kali ini bisa dianggarkan untuk pembangunan terminal tipe c.

“Kami sudah siapkan anggaran Rp. 600 juta untuk pembangunan terminal dan sudah disetujui dalam pembahasan anggaran tahun depan. Hanya saja masih terkendala soal lahan terminal,karena hal itu bukan domainnya dinas perhubungan sehingga harus ada koordinasi dengan OPD lain”Ujar Joni.

Joni juga mengutarakan soal tujuan utama dari pembangunan terminal diseputar pasar Oesao. Diantaranya untuk mengurangi kemacetan juga sebagai wujud nyata pelayanan kepada masyarakat termasuk kenyamanan pengguna jalan timor raya.Selain itu akan ada pendapatan yang diterima daerah.

Sementara BPKAD melalui kepala bidang aset Kabupaten kupang, Jon Sula mengatakan untuk area pasar Oesao pemkab kupang tidak ada lahan yang menjadi aset daerah.Oleh karena itu dirinya menyebutkan jika akan dibangun terminal maka perlu dilakukan pengadaan lahan.

“Kita tidak ada aset lahan di sekitar pasar Oesao. Sehingga kalau mau bangun terminal ya kita harus pengadaan lahan,dan kewenangannya ada di Dinas perumahan.Setelah sudah ada pengadaan lahan baru,kami bagian aset akan mendaftarkan sebagai aset daerah kabupaten Kupang”Tegas Jon Sula.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara