Gelar Dedikasi Award, Bank NTT Beri Apresiasi Bagi Nasabah dan Karyawan

Kupang, obor-nusantara.com–Manajemen PT. Bank NTT menggelar Dedikasi Award dan Gerakan Patuh 2019 sebagai salah satu perduli dan Apresiasi kepada seluruh Nasabah dan Karyawan sebagai aset yang dangat berharga bagi Bank Milik Pemerintah Daerah Itu.
Malam anugerah Aword itu dilaksanakan pada Jumad (13/12), di Milenium Ballroom Kupang itu mendapat sambutan posetif dari seluruh Karyawan dan Nasabah Bank NTT.
Seperti yang dilansir media Nusatamedia.com, Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, SH, MM dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan apresiasi Bank NTT terhadap nasabah yang selalu setia menggunakan layanan jasa keuangan Bank NTT.
“ ini sebagai sebuah penghargaan atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk mengelolah dana Bapak/Ibu nasabah setia kami,” kata Alex Riwu Kaho.
Dikatakan, Bank NTT juga memberikan apresiasi kepada kelompok usaha kreatif yang mampu memanfaatkan mobile banking Bank NTT dengan menjadi member Dia Bisa sehingga memperoleh penghasilan yang sangat lumayan.
“Kami juga mengapresiasi para karyawan teladan yang menunjukan keteladanan dalam bekerja, patuh, dan taat kepada aturan. Kami juga mengapresiasi semua pejabat yang telah bekerja keras menghimpun dana bagi Bank NTT,” jelasnya
Dijelaskan Riwu Kaho, di tengah arus perubahan dan ketidakpastian ekonomi global, Bank NTT membuktikan masih tetap eksis dan terus berubah menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.
“Dedikasi award malam ini merupakan langkah sinergitas Bank NTT untuk bersama-sama dengan nasabah dan semua pihak untuk terus memberdayakan sumber daya membangun Nusa Tenggara Timur tercinta,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala OJK NTT, Robert Sianipar dalam kesempatan itu mengatakan, sangat mengapresiasi capaian Bank NTT yang setia melayani masyarakat NTT dengan beberapa catatan agar Bank NTT dapat terus eksis kedepan.
“Bank NTT sebagai BPD dalam buku 2 sampai November 2019 ini sudah mencatatkan aset sebesar Rp 17.3 Triliun dan dalam tahun ini sudah meningkat sebesar Rp 4.8 Triliun itu pencapaian 38 persen,” ujarnya.

Selain itu, untuk kredit hingga November ini mencapai Rp 10.3 Triliun, kredit ini tumbuh sangat besar yakni 17.3 persen. Dari DPK, Bank NTT dapat menghimpun dana hingga Rp 3.4 triliun dalam satu tahun terakhir.
“Mungkin karena dana cashback, jadi langsung naik. Jadi hingga November 2019 sudah mencapai Rp 13 triliun dana pihak ketiga, tumbuhnya 34 persen, sementara rata-rata BPD di Indonesia tumbuh 10 persen,” ucap Robert Sianipar.
Kepala Perwakilan BI NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, menekankan peran penting Bank NTT dalam mengendalikan inflasi di NTT melalui sektor-sektor UMKM binaan Bank NTT.
“Sehingga inflasi di NTT sebesar 1.7 % di bawah rata-rata nasional yakni 3.11 %,” tandasnya.(wr/team/mediatimor.com)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara