Pasca di PHK, Rehab Jaringan Irigasi Weliman Oleh Kontraktor Yang Baru Selesai Lebih Awal

Malaka, obor-nudantara.com-Pekerjaan peningkatan jaringan irigasi Weluman di Desa Laleten, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap kontraktor Pelaksana pada Bulan september 2019 oleh Pemerintah Provinsi NTT kini justeru selesai dikerjakan oleh Kontraktor yang baru lebih awal dari jadwal pelaksanaan yakni 31 Desember 2019 nanti.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR NTT Ramsis Yeferson Tella, ST. MT kepada wartawan pada sabtu mengatakan, Proyek pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi weliman yang sempat terhenti sejak kontrak pada bulan september lalu dan di lakukan Pemutusan hubungan Kerja terhadap Kontraktor pelaksana baru bisa dimulai lagi pada bulan oktober setelah proses tender ulang.

“Setelah diPHK, kontrak baru mulai bekerja pada bulan Oktober dan kini sudah selesai 100”. Katanya.


Dikatakan, Pekerjaan Peningkatan jaringan irigasi weliman di Desa Laleten Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka yang dikerjakan oleh Cv. Harmoniti sejak bulan Oktobor 2019 kini telah mencapai 100 persen dan telah selesai dilakukan penyerahan tahap awal (PHO) dari Kontraktor kepada Pemeeintah dalam hal ini Bidang Sumber Daya Air, Dinas PUPR NTT pada Tanggal 21 Desember 2019.”kita sudah PHO semua pekerjaan,, karena telah seleseai 100 persen”. Ujarnya.
Dijelaskan, Dana awal proyek itu sekitar Rp 809.678.000 yang dikerjakan oleh CV. Ernesta Konstructions, perusahaan tersebut setelah mencairkan uang. Muka yang bersangkutan tidak lakukan aktivitas dan langsung di. PHK.


“setelah PHK kita langsung proses dan dilakukan kontrak. Baru lagi. Pada bulan oktober dengan nilai Rp. 755.252 juta yang dikerjakan. Lanjutan. Oleh Cv. Harmoniti dan selesai pada akhir bulan desember 2019”.papar Sony Tella.

Sony mengatakan, perusahaan itu bekerja dengan kondisi Lumpur yang sangat sulit namun rekanan sangat pro aktif dan selesai sebelum habis kontrak.
“ya memang ada hambatan alam Seperti ada buaya dilokasi jadi sulit tetapi semua selsai tepat waktu yanki hanya Kerja selama 1 bulan lebih dan selesai sebelum kontrak habis”. Tutup Sony Tella.
Selain pekerjaan rehab jaringan irigasi Wliman yang telah mencapai 100 persen, hampir seluruh kegiatan Bidang SDA juga hampir selesai dan dalam proses penyerhan tahap pertama (PHO).(wr/nora).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara