Jalur Jalan Bokong-Lelogama Mulus, Warga Terima Kasih Bapak Victor Laiskodat

Lelogama, obor-nusantara.com-Warga masyarakat di Kelurahan Lelogama,Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kini merasa senang setelah Pemerintah Provinsi NTT kini membangun Jalan menuju daerah mereka sejak tahun 2019 lalu dan kini sudah mulus meski belum selesai dikerjakan 100 persen oleh kontraktor pelaksana.
Jarak yang hanya sekitar 40 kilo meter lebih untuk mecapai jalan Negara di Ruas Takari yang biasanya di jangkau dengan waktu berjam-jam kini jalan ini bisa di ltempuh hanya dalam waktu tidak sampai 1 jam.

“kami warga di Wilayah Amfoang khusuanya di Kelurahan Lelogama sangat berterima Kasih kepada Bapak Gubernur NTT bapak Victor Bungtilu Laiskodat yang telah memenuhi janjinya untuk membangun jalan ke wilayah kami, selama bertahun-tahun kami cukup susah di sini kalau mau mengurus keperluan kami ke Kota Kabupaten Kupang termasuk berkunjung ke ibu Kota di Kota Kupang.” ujar salah seorang warga Kelurahan Lelogama AHAB yang ditemui di Kelurahan lelogama pada senin, 13/01/2020 saat sejumlah media online dan elektronik memantau kegiatan proyek bokong-lelogama dari segem satu hingga segmen empat.

Menurut warga, pekerjaan jalan dari jalan lapen (pengerasan) yang sudah rusak berat ke jalan Aspal Butas (hotmix) yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTT telah menjawab doa dan harapan warga Amfoang selama Bertahun-tahun.
“ini adalah doa dan harapan kami semua warga di sini, dari dulu kami mengharapkan suatu saat bisa menikmati jalan raya yang baik, mulus dan laiyak bagi kami di sini dan sudah dipenuhi oleh bapak Victor Laiskodat.” katanya.
Karena itu tidaklah berlebihan jika warga pengguna jalan bokong-leligama disini berharap agar semua Kontraktor yang mengerjakan proyek di empat segmen ini segera menyelesaikan pekeejaan proyek ini sehingga dapat menunjang transportasi warga dari dan ke wilayah Amfoang.
Menanggapi harapan warga lelogama ity, kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman (PUPR) NTT Maxi Nenabu mengatakan, pihaknya terus mengawal pekerjaan proyek jalan bokong-lelogama agar para kontraktor segera menyelesaikan proyek tersebut.

“kita instruksikan untuk percepat pekerjaan dilapangan, karena dikenakan denda dan itu jalan terus. Ujar Kadis Maksi.
Sementara itu, dari hasil pantauan media langsung di lokasi pembangunan proyek bokong-lelogama nampak puluhan pekerja tengah giat menyelesaikan proyek tersebut mulai dari segmen 1 hingga segmen 3 dengan mengerjakan pekerjaan Aspal dan pasangan Batu. Sedangkan di segmen 4 tidak ada aktivitas akibat cuaca yang cukup ekstrim. (wr/nora)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara