Tahun 2019 PAD Hanya Rp.16 Milyar, Tahun ini Bapenda Kabupaten Kupang Targetkan Rp.21 Milyar

Oelamasi,obor-nusantara.com
Badan pendapatan Daerah Kabupaten Kupang menghasilkan Penerimaan sebagai Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 16 Miliar lebih pada tahun 2019 dengan target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp.19 Miliar.

Walaupun Bapenda setempat sebelumnya tidak mampu mencapai target PAD, namun pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Badan pendapatan Daerah ( Bapenda ) menaikan target penerimaan PAD menjadi 21 Miliyar Rupiah.

Untuk memenuhi target penerimaan  21 Miliyar Rupiah pada tahun ini,pihak Bapenda telah menyiapkan sejumlah strategi diantaranya dengan membangun tiga portal di dua Kecamatan plus 10 mesin Sistim Pelaporan Transaksi Pajak dengan  teknologi digital.

Demikian diungkapkan, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang, Fahren Foenay, kepada media ini, di ruang kerjanya Jumat siang ( 10/01/2020 ).

Menurut dia, Kabupaten Kupang hanya miliki 8 potensi pajak, yakni, Pajak Hotel, Restoran, Hiburan, reklame Penerangan Jalan, Mineral bukan logam dan bebatuan, PBB/P2 dan PPH.

Dikatakan Fahren,Penerimaan Pajak Mineral Bukan Logam dan Bebatuan menjadi jenis penerimaan pajak terbesar di Kabupaten Kupang.

Pihaknya, secara inovatif sudah harus menggunakan sistim kerja digital bagi setiap jenis penerimaan pajak. Hal ini tentu untuk mempermudah kerja petugas dan menghindari kebocoran.

“Sistim kerja mesin – mesin digital yang sudah digunakan seperti Portal Non Tunai untuk penarikan pajak galian C.Sedangkan Mesin Kasir untuk digunakan pada rumah – rumah makan  dan Mesin Simpan Sakti untuk Sistim Pelaporan Transaksi Pajak Otomatis”ujarnya.

Soal penerimaan pajak Hotel dan restouran akui dia, masih jauh dari harapan. Pasalnya, daerah ini ihanya milliki sedikit Hotel dan restouran.. Penarikan pajak hotel dan restouran ini lebih optimal dilaksanakan di Kota Kupang yang miliki banyak bangunan hotel dan restouran.

Dijelaskan, secara ekstensivikasi pihaknya terus menggali semua potensi pendapatan  baik yang sudah ada maupun yang belum ada namun secara  intrnsivikasi pihaknya terus mendorong optimalisasi pendapatan melalui semua potensi pendapatan yang sudah ada, tentu dengan cara ini maka tuntutannya harus lebih kreatif dan inovatif.

Selain itu, jelas dia, pihaknya telah membangun kerjasama dengan Bank NTT dalam pembagunan portal di tiga lokasi di Kupang Timur dan Kupang Barat

Tentu hal ini sangat penting untuk melakukan semua pencatatan penerimaan pajak galian C dan juga sebagai upaya mengatasi kebocoran.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara