Ketua DPRD Sebut, Ada  Indikasi Kebocoran PAD Bapenda Kabupaten Kupang Capai Milyaran Rupiah

Oelamasi,Obor-nusantara.com
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas menyebutkan ada indikasi kebocoran penerimaan Pendapatan Asli daerah di Kabupaten Kupang mencapai miliaran Rupiah.

Hal ini diungkapkan Taimenas merespon realisasi penerimaan PAD pada Badan Pendapatan Daerah yang hanya mencapai Rp. 16 Miliar pada tahun 2019.

Dirinya menilai angka tersebut sangat miris jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan yang didapat oleh UPT. Samsat Wilayah kabupaten Kupang yang bisa meraih target hingga Rp. 31 milyar.

Padahal dikatakannya,Samsat hanya memungut pajak kendaraan yang ada di wilayah kabupaten Kupang,sedangkan banyak Pos penerimaan baik pajak maupun retribusi yang diterima oleh BAPENDA.

Atas alasan itu, Taimenas menilai telah terjadi kebocoran penerimaan sehingga pencapaian PAD didaerah ini sangat minim.

“Kalau penerimaan pajak dan retribusi hanya 16 milyar rupiah berarti telah terjadi kebocoran karena tidak ada pengawasan.misalnya untuk galian c saja, Kota Kupang semua di ambil dari Kabupaten Kupang tapi ko bisa pendapatan seperti itu.Termasuk dinas peternakan ada kebocoran menyangkut retribusi”Ujar Taimenas diruang kerjanya,20/1/2020.

Sebagai ketua DPRD, Ia menyarankan untuk segera mengatasi kebocoran itu dengan sistem digital seperti portal non tunai sehingga uang tidak masuk ketangan petugas. Bila perlu dimulut tambang serta disetiap pos pemantau juga dipasang kamera cctv.Melalui pola tersebut Ia meyakini dengan sistem itu bisa menaikan penerimaan PAD.

Selain itu dirinya mengakui pengawasan tidak memadai dan tidak berjalan efektif,karena Hal ini merupakan penyakit lama yang terkesan dibiarkan oleh dinas yang bersangkutan.

“Petugas yang memungut harus jujur mulai dari mulut tambang sampai ke pos pemantau.Jangan sampai pasir 50 reit yang setor ke daerah hanya 10 reit. Sapi juga demikian,jangan sampai yang keluar 500 ekor tapi yang masuk melalui karcis hanya 100 ekor. Belum lagi Perijinan dll”Katanya.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara