Senator Asyera Tanamkan Wawasan Kebangsaan Kepada Komunitas Mahasiswa Katolik 

Kupang, obor-nusantara.com
Anggota DPD RI dr.Asyera Wundalero tanamkan wawasan kebangsaan kepada mahasiswa katolik fakultas hukum undana Kupang melalui sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Kupang NTT.

Sebagai perwakilan daerah ditingkat pusat, wawasan kebangsaan dengan 4 pilar kebangsaan perlu ditanamkan kepada setiap warga negara termasuk para mahasiswa sebagai agen perubahan dalam berbangsa dan bernegara.

Tujuan sosialisasi 4 pilar sendiri disebut Asyera demi meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap,Pancasila,UUD 1945,NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Selain itu diakuinya bahwa kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggaraan pemerintah dan masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari hari.

Hal ini disampaikan Anggota DPD RI Asyera Wundalero sebagai narasumber pada sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada komunitas Mahasiswa Katolik (KMK) St.Stanislaus Fakultas Hukum Undana Kupang di Kelurahan Oeleta, Kecamatan Alak Kota Kupang,3/2/2020.

Latar belakang kegiatan ini menurut Asyera didasari kekhawatiran akan adanya deideologisasi pancasila khususnya dimulai sejak era reformasi.Dihapusnya penataran p4 serta pembubaran BP7 dan penghapusan mata pelajaran pancasila pada revisi UU Sisdiknas menjadi alasan diadakan sosialisasi wawasan kebangsaan.

Asyera juga menanggapi pertanyaan mahasiswa terkait maraknya gesekan anak bangsa dengan dalil isu agama sebagai pemecah belah bangsa.

Menurutnya sebagai anak bangsa kita harus bangga dengan pancasila karena nilai yang terkandung didalamnya mampu menjadi perekat bangsa dalam keberagamaan dan plural baik dari sisi etnis,budaya maupun agama.

“Nilai pancasila tidak pernah bertolak belakang dengan perbedaan etnis,budaya maupun agama maka setiap anak bangsa indonesia wajib memahami serta menanamkan nilai-nilai ideologi pancasila dengan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari hari dalam bingkai NKRI”Terang Asyera.

4 pilar kebangsaan juga dikatakannya perlu ditanamkan pada diri setiap anak bangsa sebagai jati diri kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam kebhinekaan kita tetap satu ikatan sebagai bangsa Indonesia.Ia juga menjelaskan bahwa tidak bisa dipungkiri indonesia terdiri dari beragam suku, agama dan ras. Namun keberagamaan ini dipandang sebagai kekayaan khasanah sosio kuktural bersifat kodrati dan alamiah.

Oleh karena itu keberagamaan bukan untuk dipertentangkan satu sama lain,Bhineka tunggal ika yang digagas oleh pendiri bangsa ini dijadikan penyemangat terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa.

Kegiatan ini melibatkan 150 mahasiswa yang tergabung dalam komunitas mahasiswa katolik fakultas hukum undana Kupang.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara