Kunker Ke Kabupaten Kupang,  Gubernur Bahas Stunting dan Pariwisata

Lelogama, obor-nusantara.com
Gubernur NTT Viktor Bungtilu bahas stunting dan pariwisata dalam Rapat Kerja bersama Bupati,Wakil Bupati,Sekda,Pimpinan OPD, Camat, Lurah,Kades,Tenaga Kesehatan dan tenaga pendidik di Kabupaten Kupang tepatnya di Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan, Jumat 14 Februari 2020.

Dalam sambutannya Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengharapkan agar NTT dapat keluar dari keterbatasan dan bangkit menuju sejahtera kepemimpinannya.

Beberapa gebrakan yang akan dilakukan ialah pengembangan potensi pariwisata di NTT khususnya di Kabupaten Kupang yang dinilainya memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan.

Sebab pariwisata memegang peranan besar dalam rangka menumbuhkan perekonomian masyarakat dan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dalam bidang pariwisata.

Orang Nomor satu di NTT berharap ada pusat-pusat pariwisata yang dikembangkan di Kabupaten Kupang, yang terintegrasi dan direncanakan dengan baik.Salah satunya adalah Lelogama karena menurut Viktor sangat potensial dikembangkan karena sejuk dan memiliki pemandangan indah namun perlu dilengkapi dengan berbagai fasilitas diantaranya home stay, serta fasilitas pendukung lainnya.

Namun ada persoalan serius yang perlu diselesaikan diantaranya masih tingginya angka stunting di NTT khususnya di 3 Kabupaten diantaranya Kab. TTU, TTS dan Kab. Kupang yang perlu ditangani serius.

Oleh karena itu Dirinya meminta kolaborasi dan keseriusan semua pihak khususnya Pemkab Kupang dalam menanggulangi dan menekan angka stunting ini.

“Saya tidak main-main terhadap penanganan stunting di NTT. Kita harus serius menurunkan angka stunting ini dan membangun generasi masa depan yang berkualitas,” ungkap Viktor.

Mengingat dengan tingginya stunting berarti semakin tinggi generasi NTT kedepan yang lemah sehingga perlu ditangani secara serius dan sungguh-sungguh.

Kepada semua pihak dirinya mengajak untuk membangun SDM NTT yang terbaik dan menjadi generasi emas dengan menanggulangi stunting.

Salah satu teknik memerangi stunting di NTT jelas Viktor ialah dengan memperhatikan kebutuhan gizi balita dan anak dengan memberikan makanan yang bergizi.

Dengan tegas orang nomor satu di NTT tersebut mengajak masyarakat menanam Kelor yang memiliki nilai gizi tinggi dan dapat diberikan kepada ibu hamil, balita sehingga mencukupi gizinya.

“Saya instruksikan untuk tiap KK menanam 5 pohon di pekarangan dan saya harap di Kabupaten Kupang ada satu hamparan kebun kelor 1000 hektar,” Tukas Viktor.

Dirinya mengharapkan dukungan semua pihak diantaranya para kades, Tenaga kesehatan dan pendidik untuk dapat mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya memberikan gizi terbaik kepada anak.

Kepada Pemkab Kupang khususnya OPD terakit, dirinya harapkan terus membangun kolaborasi bersama dengan Pemprov NTT dalam melakukan upaya penurunan stunting.

Terkait bidang pendidikan Gubernur Viktor sangat berharap dapat dilaksanakan dengan baik sehingga membentuk SDM NTT yang handal dan berkualitas.

Dijelaskannya untuk kedepan perlu pengkhususan mata pelajaran diantaranya Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris kepada anak didik sehingga benar-benar memiliki skill dan kemampuan mumpuni dalam menghadapi era yang semakin berkembang saat ini.

Salah satu hal penting dalam pengembangan SDM NTT ialah pembentukan mental dan karakter anak yang baik dan memiliki nilai jujur, tertib bahkan dapat antri dengan tertib dan bersih.

Oleh karenanya nilai-nilai iman dan karakter yang didapat di Gereja dapat juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai contoh dirinya menjelaskan saat antri di Gereja, jemaat begitu tertib teratur, dapat juga diaplikasi saat antri di fasilitas umum dan saat mengambil makanan diluar.

Bupati Kupang Korinus Masneno atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang ucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur NTT di Lelogama Kabupaten Kupang dalam rangka memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat untuk menggapai hidup yang lebih baik.

Dijelaskan Masneno, Kabupaten Kupang memiliki pertumbuhan ekonomi 5,3 % dengan jumlah penduduk mencapai 387.000 Jiwa dengan luas wilayah mencapai 2/3 Luas Provinsi Bali.Dengan kondisi penduduk saat ini masih terdapat 23 % penduduk dibawah garis kemiskinan sehingga lewat program Revolusi 5 P Pemkab Kupang membangun lewat potensi yang dimiliki masyarakat khususnya di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan kelautan dan pariwisata.

Potensi yang besar dalam 5 bidang ini terus digenjot dalam rangka mensejahterakan masyarakat Kabupaten Kupang untuk keluar dari keterbatasan yang ada khususnya persoalan stunting saat ini.

Orang nomor satu di Kabupaten Kupang juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTT atas dukungan infrastruktur jalan Takari Lelogama yang sejak Indonesia merdeka selalu saja sulit dilewati dan belum memadai.

Dirinya berharap lewat pembukaan jalan ini dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kupang khususnya diwilayah Amfoang.

Turut Hadir dalam Rapat Kerja Tersebut Bupati Kupang Korinus Masneno, Wabup Jerry Manafe, Ketua DPRD Kab. Kupang Daniel Taemenas, Kajari Oelamasi Sherly Manutede, Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH. Manurung, Sekda Obet Laha, Anggota DPRD dan Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Kupang.(humas/kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara