Cegah Covid 19, Pemkab Kupang Siapkan Anggaran untuk APD, Insentif Nakes Dan Angkat Sukarela Jadi Honor Daerah

Oelamasi,obor-nusantara.com
Tak tangung-tanggung keseriusan pemerintah Kabupaten Kupang dalam mencegah dan penanganan wabah covid 19 diwilayah Kabupaten Kupang.Berbagai langkah diambil untuk menanggulangi wabah corona,Pemkab siapkan anggaran tak terbatas bagi dinas kesehatan guna mengatasi wabah covid19.

Bahkan Bupati dan Wakil BupatiĀ  Kupang mengambil kebijakan untuk mengakomodir tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tenaga sukarela di puskesmas dan Rsud Naibonat untuk diangkat menjadi tenaga honor daerah.

Hal ini dilakukan untuk mengatasi persoalan kekurangan tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan dalam penanganan wabah corona.

Bukan hanya itu, Alat Pelindung Diri atau APD yang selama ini dikeluhkan tenaga kesehatan diwilayah ini, dalam minggu ini sudah mulai didistribusikan ke setiap fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan RSUD Naibonat.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe usai rapat bersama Kadis kesehatan Robert Amaheka,Kadis PMD Charles Panie, Direktur RSUD Naibonat dr.Erol Nenobais dan 13 Kepala Puskesmas terkait kesiapan Pemda dalam menanggulangi covid19 diruang Rapat Wabup, Rabu, 1 April 2020.

“Kita tidak tinggal diam dan kita sangat serius dalam pencegahan covid19 di kabupaten Kupang.Kesepakatan kita hari ini,APD untuk tenaga kesehatan baik dipuskesmas maupun rumah sakit Naibonat minggu ini sudah mobilisasi.Tenaga sukarela yang selama ini mengabdi di puskesmas dan RSUD Naibonat juga akan kita verifikasi untuk diangkat jadi tenaga honor daerah.Tapi ingat bukan tenaga yang baru masuk”Ungkap Wabup Manafe.

Pemda akan merasionalisasi beberapa kegiatan dan dialihkan untuk penanganan covid19 termasuk insentif nakes dan pengadaan ruang isolasi di beberapa puskesmas.Pemkab juga akan siapkan beberapa ruang disinfektan disetiap batas wilayah sehingga bisa mencegah masuknya wabah melalui keluar masuk warga.

Soal kesiapan ruang isolasi saat ini di RSUD Naibonat sudah ada dua ruang isolasi dengan jumlah tempat tidur sebanyak 12 unit. Di RSUD Naibonat juga sudah ada 80 unit Rapid test dan 1 buah Swapp yang sementara diadakan sehingga dalam minggu ini sudah bersedia.

Sementara Kepala PMD Charles Panie mengatakan sesuai dengan edaran Kementerian Desa, Dana Desa tahun ini diwajibkan untuk mengalokasikan anggaran untuk disinfektan di wilayah desa bekerja sama dengan tenaga kesehatan yang ada di puskesmas.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara