Cegah Covid 19, Kades Pimpin Semprot Desinfektan di Naunu

Naunu, obor-nusantara.com-Guna mencegah penyebaran virus covid-19, Kepala Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur, memimpin langsung aksi penyemprotan desinfektan  di seluruh wilayah desa naunu.
Penyemprotan ini melibatkan petugas dinas kesehatan, aparat Kepolisian dan TNI termasuk perangkat Desa dan masharakat.
Kasus penyebaran virus corona di indonesia kian merajalela, untuk mengantisipasi dan mencegah masuknya virus covid-19 ke wilayah Nusa Tenggara Timur, khusunya di desa Naunu, Kabupaten Kupang, warga sekitar bersama Kepala Desa dan aparat keamanan menggelar aksi penyemprotan desinfktan.


Aksi penyemproten dengan menggunakan peralatan seadanya oleh warga bersama petugas Dinas Kesehatan dan aparat Desa ini dengan membuat cairan desinfektan menggunakan sejumlah cairan seperti, cairan cuci piring jenis mama lemon, cairan baiklin dan air bersih.
“ini Bahan-bahannya kita tadi campur d Kantor Desa baru bagi dalam 4 sesuai dengan jumlah Dusun yang ada di Desa Naunu.” Kata Kades Naunu Romao Soares saat di temui di Lokasi penyemprotan di Rt 19 Rw 04 Desa Naunu pada senin, 06/04/2020.
Menurutnya, seluruh komponen ini dicampur menjadi satu bagian dalam air bersih sebanyak dua drum berkapsitan sertus liter dan langsung disemprotkan menggunakan mesin cuci motor di sepanjangan jalan dan rumah warga.


Menurutnya, dirinya turun langaung memimpin aksi ini sebagai langkah antisipasi penyebaran virus covid 19 di desa Naunu.
Dikatakan, sebelumnya tidak ada niat untuk menyemprot desinfektan di wilayanya, Namun menyusul datang 3 orang dari daerah terpapar yakni Bali dan Jakarta pada beberapa waktu lalu, akhirnya pihak Desa bersama aparat sepakat untuk melakukan penyemprotan masal di Desa Naunu.
Menurutnya, Desa Naunu sampai saat ini belum ada warga yang bersatutus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang ada hanya tiga orang yang berstatus ODP.
“memang di Deaa kami adab3 orang yang baru datang dari Bali dan Jakarta, tetapi statusnya masih ODP dan kini dalam Masa karantina mandiri”,ujarnya.
Dijelaskan, saat kedatangan 3 orang dari daerah tepapar di desa Nauanu, mereka sempat ditolak bahkan mau diusir dari desa Naunu, namun dengan segala upaya aparat desa dan aparat keamanan melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada warga dan akhinya diterima oleh warga dengan catatan dilakukan penyemprotan desinfktan secara menyeluruh di desa Naunu.
“awalnya warga tolak dampai mau diusir dari Desa tetapi kami lakukan pendekatan dan bisa diterima kembali”,katanya.
Terkait adanya ketakutan warga dengan hadirnya warga baru di desa Naunu, kades Romao Soares mengaku, pihaknay terus melakukan sosialisasi kepada warga agar tetap waspada dengan mengikuti setiap instruksi yang disampaikan oleh pemerintah dan dinas teknis terkait yakni tidak perlu melakukan perjalanan keluar kota atau mengikuti kegiatan yang melibatkan banyak orang terutama dari luar Desa.(wr/nora).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara