Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Akan Dalami Racikan Disinfektan Dari Analis BPTP NTT

Kupang,obor-nusantara.com
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Lakalena memberikan apresiasi kepada analis BPTP NTT yang sudah berupaya meracik formula disinfektan yang ramah lingkungan dalam mencegah wabah virus corona di NTT.

Menurutnya Produk tersebut perlu dikembangkan dengan dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya.Karena dinilai sebagai inovasi yang brilian dirinya berjanji saat kunjungan kerja akan mendalami lebih jauh agar dapat dikembangkan dan digunakan banyak kalangan.

“Produk tersebut perlu dikembangkan dengan dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya.Kami saat kunjungan kerja ke NTT ingin mendalami inovasi ini lebih jauh dan turut membantu agar dapat dikembangkan dan digunakan banyak kalangan”Tulis Melki Lakalena melalui pesan whatsapp kepada obor-nusantara.com,Rabu,8/4/2020.

Diberitakan media ini,Analis kimia di laboratorium BPTP NTT berhasil meramu formulasi disinfektan yang ramah lingkungan dan manusia.Inovasi ini dilakukan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian dalam upaya membasmi pandemi virus corona yang saat ini menimpa sebagian wilayah di Indonesia.

Formulasi disinfektan yang diramu sudah berdasarkan kajian ilmiah dan penelitian analis kimia sebagai antiseptik pembunuh berbagai virus termasuk virus corona.

Hasil produksi disinfektan karya anak NTT tersebut sudah di uji coba diarea perkantoran BPTP dan membantu masyarakat sekitar di kelurahan Naibonat kabupaten Kupang.

“Kita produksi awalnya ada 480 liter dan saat ini stok kita ada 480 liter. Secara keseluruhan sudah 1080 liter yang kita hasilkan untuk penyemprotan di area perkantoran BPTP dan kita bagi ke masyarakat sekitar termasuk beberapa rumah ibadat yang ada disekitar sini”Ungkap Plt Kasubag UT BPTP NTT Kristofel Sendou,Sst.Msc,di Laboratorium BPTP Rabu, 8/4/2020.

Formula disifektan yang dihasilkan ampuh dan efektif membunuh virus dan kuman namun aman dan tidak berbahaya bagi manusia dengan acuan petugas laboratorium sebagai analis kimia.

BPTP akan terus berproduksi selagi masih ada wabah corona melanda Indonesia sebagai langkah pencegahan terhadap wabah corona  diperkantoran BPTP dan masyarakat sekitar.Hanya saja BPTP kewalahan karena ketersediaan bahan yang terbatas.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara