Kasus Pasar Lili,  Kontraktor dan 2 orang Terdakwa dapat Vonis 4 Tahun Penjara

Oelamasi, obor-nusantara.com- Seluruh Terdakwa dalam Kasus Tindak Pidana Korupsi prmbangunan Pasar Lili di Kelurahan Camplong I, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang – NTT divonis oleh mahelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)  Kulang dengan hukuman yang sama yakni 4 tahun Kurungan badan di Potong masa tahanan.

Sehari sebelumnya atau pada  Selasa (28/04), Mantan Kadis Perindag Drs. TA  juga divonis 4 tahun penjara oleh majelis Hakim dan  kini tiga orang terdakwa lain masing – masing EN (PPK Pasar Lili), BS (Konsultan Pengawas) dan JO (Kontraktor Pelaksana) juga divinis 4 tahun penjara.

Seperti yang dilansir. Media-independen.com, Kejari Kabupten Kupang, Shirley Manutede, SH, M.Hum melalui Kasie Pidana Khusus Adhy Ginanjar, SH, MH via Pesan WhatsApp mengatakan, tiga terdakwa itu menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kupang, Rabu (29/04).

Menurutnya, ada perbedaan pendapat antara masing – masing Ketua Majelis Hakim yang mengdili Terdakwa EN dengan Ketua Majelis Hakim yang mengadili terdakwa BS dan JO.

Majelis Hakim yang mengadili terdakwa EN dalam amar putusannya menyatakan EN terbukti sah dan meyakinkan dengan menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 4 tahun, membayar dendan sebesar Rp. 200.000.000 subsidair 3 bulan penjara, membayar biaya perkara Rp 5.000, serta BB digunakan dalam perkara lain.

Bahwa EN (PPK Pasar Lili) terbukti bersalah bersama-sama dengan TA, BS dan JO. Majelis Hakim menghitung kerugian Negara sendiri dalam Pembangunan Pasar Lili di Kabupaten Kupang TA. 2018 menjadi sebesar Rp. 2.635.271.120,5.

Berbeda dengan Majelis Hakim yang mengadili terdakwa BS dan JO.

Terdakwa BS (Konsultan Pengawas) diputus pidana badan 4 tahun, pidana denda Rp. 200.000.000 subsidair 3 bulan penjara, BB digunakan dalam perkara lain dan membayar Biaya Perkara Rp. 5.000.

Sementaa terdakwa JO (Kontraktor Pelaksana) diputus pidana badan 4 tahun, pidana denda Rp. 200.000.000 subsidair 4 bulan penjara, membayar Uang Pengganti sebesar Rp. 397.152.626,- subsidair 1 tahun penjara, BB dikembalikan pada yang berhak dan membayar Biaya Perkara Rp.5.000.

Bahwa KMajelis Hakim yang mengadili JO menghitung Kerugian Negara sendiri dimana Jim Ongko memperkaya diri sendiri dan mengakibatkan kerugian Negara sebesar Rp. 397.152.626.(wr/media-independen)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara