Sungai Benanain Mengamuk, Lahan Pertanian di 3 Kecamatan Di Malaka Terendam Air

Malaka, obornusantara.com-Tingkat Curah hujan yang tinggi dalam Sepekan terakhir ini mengakibatkan meluapnya sungai Benanain dan sejumlah anak sungai merendam Puluhan lahan Persawahan masyarakat di 3 Kecamatan di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketiga Kecamatan di Kabupaten Malaka yang terdampak Banjir dari sungai Benanain Masing-masing, Kecamatan Malaka Tengah, Wewiku, dan Kecamatan Malaka Barat.
Banjir yang terjadi pada Jumat (22/05/2020) itu diketahui beberapa desa terdampak adalah Desa Fahiluka (Malaka Tengah), Desa Rabasa hain (Malaka Barat), Desa Halibasar dan Desa Alkani (Wewiku).


Ketinggian air yang mencapai 30 Cm hingga 40 Cm atau setinggi lutut orang dewasa itu merendam puluhan hektar lahan pertanian warga Malaka yang masih banyak terdapat tanaman pertanian seperti padi, kacang dan lainnya.
Banjir ini juga menggenangi wilayah Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah terutama di Daerah pesisir pantai.
Menurut salah seorang Warga Desa Halibasar Serfas, Banjir ini disebabkan tanggul penahan di Kali Wemean jebol. Akibatnya, air meluap dan menggenangi hampir sebagain wilayah Desa Halibasar.
Terpantau hingga Jumat (22/05/2020) pagi, di wilayah Desa Weseben, Kecamatan Wewiku masih terendam Banjir setinggi kurang lebih 30 cm dan hampir merambat seluruh Rumah warga.
Harapan masayarakat setempat agar banjir ini menjadi fokus utama pemerintah dalam menangani persoalan ini, karena warga saat ini belum bisa ke kebun untuk mengolah dan memanen hasil. (Wr/Arro Bria).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara