Sebut POSPERA “Anjing”, Oknum ASN dilaporkan Ke Polisi 

Malaka, obor-nusantara.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Resmi melaporkan salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN)  Ke Polisi Karena diduga melakukan penginaan Terhadap Organisasi itu melalui media sosial facebook. 

ASN yang dilaporkan langsung Kepolsek Malaka Tengah oleh Ketua DPC POSPelERA Kabupaten Malaka, Wendelinus P Nahak, dan Ketua DPC POSPERA TTS Yermi Yos Fallo itu diketahui bernama Hiero Vincen .

Dalam laporan tersebut Para pelapor meminta Hiero Vincent mempertanggung jawabkan apa yang telah ditulis dalam komentarnya di Facebook dengan menyebut POSPERA “anjing”.

“kami minta agar saudara  Hiero Vincent agar sopan dan disiplin, Beretika dan realistis bertutur kata di dunia maya (Facebook), karena melalui media itu dia (vincen) menghina kami dengan kata Anjing”.ujar Ketua DPC Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Kabupaten Malaka, Wendelinus P Nahak, dan Ketua DPC POSPERA TTS (Yerim) usai membuat laporan polisi ada Senin (25/5/20) di Malaka.

POSPERA melaporkan Hiero Vincent ke Polsek Malaka Tengah atas pernyataannya yang melakukan tindak pidana penghinaan dan pencemaran nama baik. Dalam sebuah diskusi di facebook, Hiero Vincent menulis: Apakah Anjing-POSPERA.

Kepada wartawan,  Yerim Gali Ketua DPC POSPERA TTS dan ketua DPC POSPERA Malaka Wendy mengaku, mereka telah diperiksa oleh Bripka Oktavianus Seran Berek selama kurang lebih 3 jam.

”Saya berharap kasus ini diungkap dan kita percaya kepada Polres Malaka untuk secepatnya menetapkan seorang Oknum ASN yang sudah menghina Marwah POSPERA dengan sebutan Kata anjing, ,” ungkap Yerim.

Menurutnya, mereka sama sekali tidak mengenal Oknum yang bernama Vincent itu, kami juga tidak pernah berurusan dengan dia, karena itu pihaknya  terus mengawal kasus ini sampai dia  ditetapkan menjadi tersangka.

Perbuatan terlapor merupakan tindak pidana pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE pasal 27 (c), Junto Pasal 45.

”Ini adalah bentuk pembelajaran bagi para pengguna jejaring sosial facebook untuk tidak menyebarkan fitnah yang akhirnya merusak dan merugikan nama baik orang lain atau lembaga,’ tegasnya.

Kehadiran POSPERA di republik Indonesia untuk mengabdi kepada rakyat dan memberikan pelayanan yang secukup mungkin kepada masayarkat. Tutur Yerim

Dia juga minta agar Hiero Vincent, pemilik akun yang dilaporkan, harus mengaku dan dipanggil untuk mempertanggungjawabkan Pernyataannya di publik (dunia Maya) dengan kata “anjing” yang dia lontarkan kepada POSPERA, ini bukan masalah individu, tapi ini masalah berurusan dengan Organisasi POSPERA.

“Oleh karena itu kita biarkan proses berjalan sesuai koridornya,” tegasnya.

Fredy Kase Sekjen POSPERA TTS Kepada Obor-nusantara.com mengatakan, dirinya merasa terhina oleh Oknum ASN yang bernama Hiero Vincent itu, Pernyataan dia kepada Marwah POSPERA, itu sama dengan dia Menghina Para Petinggi-petinggi di POSPERA.

“Kami tidak Main gila kami serius mengawal kasusu ini sampai tuntas, jika tidak seluru POSPERA se-Indonesia akan Turus langsung, maka kami tegaskan Agar Oknum ASN, Vincent itu segera di panggil untuk mempertanggungjawabkan semua” Tegas Fredy. (|Wr/Arro Bria)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara