PHK Karyawan Sepihak, PT IVARO VENTURA diLaporkan Ke Disnakertrans Malaka

Malaka, obornusantara.com-Pt. Ivaro Ventura Malaka akhirnya dilaporkan oleh dua orang Karyawannya ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) karena melakukan Pemutusan hubungan Kerja (PHK) secara sepihak oleh Perusahaan kepada karyawannya. 
Pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi momok yang paling menakutkan bagi pekerja swasta. Kendati demikian, metode seperti itu masih kerap dilakukan sejumlah perusahaan di tanah air, tak terkecuali PT IVARO VENTURA.
Seperti yang dialami oleh dua orang Karyawan yakni Rovinus A. Suri dan Oktofianus Bere.
Kedua Karyawan Perusahaan PT IVARO VENTURA tersebut dikeluarkan dengan alasan tidak mencapai target dan juga perampingan SDM pada tanggal 13 april dan tanggal 20 mei 2020 secara sepihak dari tempat mereka bekerja.
Perusahaan itu dilaporankan ke dinas melaluisurat Pengaduan Ke Dinas Nakertras Kabupaten Malaka, untuk memperjuangkan hak mereka berupa upah/gaji di Dinas Nakertras Kabupaten Malaka.
Laporan tersebut diterima oleh salah satu Kabag Nakertras Malaka Agustinus Bere dari kedua Karyawan yakni Rovinus A. Suri dan Oktofianus Bere, pada kamis (11/10/20).
Diketahui kedua karyawan itu sudah menjalankan tugasnya dengan baik sesuai peraturan yang berlaku untuk kerja sebagai penagih utang atau pinjaman dilapangan, dan semuanya sudah dilakukan oleh kedua karyawan tersebut namun sampai saat ini tidak ada kejelasan yang jelas atas hal ini.
Saat menghubungi media ini melalui VIA Wats-Ap, salah satu Karyawan Perusahaan PT IVARO VENTURA, yakni Rovinus Suri, menjelaskan, sesuai surat yang dilaporkan dari mereka sebagai karyawan, karena sejauh ini sudah mengabdikan diri dan berbakti untuk bekerja sesuai dengan SOP PT. IVARO VENTURA dalam kondisi pandemi covid 19 saat ini, namun sampai saat ini kami belum diberikan gaji.
“Kami sudah mendatangi dan meminta kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Malaka untuk memperjuangkan upah/gaji kami yang sementara ditahan oleh PT. IVARO VENTURA” Ungkapnya
Lanjut Rofinus, mereka juga datang untuk meminta pertanggungjawaban dari pihak PT atas upah/gaji yang ditahan sampai saat ini, agar bisa dicairkan Secepatnya,
“Saat dihubungi PT. IVARO VENTURA oleh media, namun dari pihak perusahan tersebut tidak meresponnya” Katanya (Wr/Arro Bria)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara