Pembangunan Listrik 100 MW dari PLTU Timor 1, Untuk Mensuplai Sistem Timor

Kupang,obor-nusantara.com-PLTU Timor 1 yang berlokasi di Dusun Panaf, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, menjadi salah satu pembangunan pembangkit yang akan memperkuat sistem kelistrikan Pulau Timor.
Seperti Pres Rilus No 18/UIP Nusra/2020 yang ditermia. Media ini pada selasa,  23/06/2020 menyebutkan, Pembangkit ini di rencanakan akan beroperasi pada akhir tahun 2022. PLTU Timor 1 akan mensuplai sistem kelistrikan Timor sebesar 100 MW, dan diyakini dapat menopang kegiatan investasi dan perekonomian masyarakat NTT sesuai visi misi pembangunan pemerintah. Saat ini Sistem Timor memiliki cadangan daya sebesar 17.040 kW, dengan beban puncak sebesar 90.250 kW.

 

Proses pembangunan PLTU Timor 1 memasuki tahap pekerjaan Site Development dan Site Investigation, seperti pekerjaan Land Clearing, Blasting Hole, Cutting, Filling, dan pekerjaan Boring. Sebelum pekerjaan tersebut dimulai, tim konstruksi tentunya melakukan sosialisasi kepada masyrakat terlebihdahulu.

 

“Setiap aktivitas pembangunan yang menimbulkan dampak kepada masyarakat sudah dibicarakan melalui musyawarah dan tentunya diambil langkah dan keputusan bersama, tentang tanggungjawab yang harus dipenuhi oleh PLN dan tim konstruksi, dan hal itu semua sudah melalui kesepakatan dan disetujui oleh masyarakat”. Ungkap Wildan, selaku Manager Proyek PLTU Timor 1.

 

“Kegiatan pembangunan PLTU Timor 1 sudah memenuhi dan mengantongi perijinan proyek, seperti Rekomendasi RTRW, Izin Prinsip, Ijin Lokasi, dan tentunya Izin lingkungan, “, ucap wildan

Wildan juga menambahkan, “PLN sangat aware dengan masyrakat sekitar pembangunan, antara lain mulai dari bantuan pembangunan akses jalan, bantuan sarana tempat ibadah, bantuan sarana prasarana lainnya yang menunjang aktivitas kegiatan ekonomi dan hajat hidup masyrakat desa Lifuleo, dan bahkan masyarakat petani rumput laut”

 

Pada bulan Mei 2020 beberapa petani rumput laut di desa Lifuleo sempat menyampaikan aspirasi terkait aktivitas pembangunan yang menggangu proses pertanian mereka, hal tersebut telah diselesaikan dengan melakukan pemeriksaan bersama-sama dan solusi yang disepakati bersama, dan dimonitor oleh BKKPN (Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional).

 

Pada masa proses pembangunannya, tim konstrukai PLN, memegang teguh orientasi pemberdayaan masyarakat sekitar untuk ikut terlibat dan berpartisipasi, hal ini tentunya dapat mengedukasi dan sebagai bentuk penghargaan yang tinggi kepada masyarakat.

Sosialisasi pada tahap pembangunan PLTU Timor 1, dilakukan dengan mekanisme door to door, mengingat masa pandemi covid-19, pemerintah mengeluarkan aturan larangan untuk membuat kegiatan yg mengumpulkan orang banyak, dan tentunya semua itu dilakukan dengan standar protokol kesehatan.(“Tim Kom UIP Nusra”)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara