Dukung Sarana Transportasi Dari Dan Ke Tilos, BPJN X Kupang Bangun Jembatan Salore Atambua

Atambua, obor-nusntara.com-Untuk mendukung kelancaran arus transportasi dari dan ke Negara Timor Leste Melalui Pintu Perbatasan Mota’ain di Kabupaten Belu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Jembatan Salore.
Jembatan yang menghubungkan Negara Indonesia dan Timor Leste melalui jalur ruas jalan Haliwen-Silawan-Mota’ain ini sebelumnya hanya mampu untuk dilalui oleh kendaraan roda empat yang melintas hanya dengan satu lajur.

Pembanginan Jembatan salore di Desa Tulakadu, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu ini sebagai upaya Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR dalam mendukung sarana dan prasarana Darat yang menghubungkan kedua Negara.
“tahun ini kita ada bangun sejumlah jembatan di wilayah perbatasan khususnya di ruas Sabuk Merah wilayah Timur dan salah satunya adalah jembatan Salore yang kini sudah dalam proses pekerjaan.” ujar Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 NTT David Mulyanto saat dihubungi pada Rabu, 15/07/2020.
Menurutnya, sebelumnya jembatan ini memiliki panjang hanya 7 koma 10 meter dan lebar 6 meter dengan type konstruksi gorong-gorong beton, sehingga pada pekerjaan baru ini akan ditingkatkan kapasitas pada bagian panjang dan lebar jembatan.
“jembatan Baru ini panjangnya sesui rencana 15 meter, lebar 9 meter, type konstruksi Blok beton dan ini akan memberikan ruang yang cukup bagi pengendara saat melintas nanti. “katanya.
Dijelaskan, untuk pembangun jemabatan salore, Pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp 5 milyar lebih dengan waktu pelaksanaan 210 hari kalender.
“sesuai kontrak nilai proyek Rp. 5.313.734.000 dengan Waktu pelaksanaan 210 hari kalender”jelasnya.
Ditambahkan, jembatan Salore termasuk dalam 5 jembatan yang dibangun yakni 2 jembatan di daerah Aplal (TTU Kecamatan Mutis Desa Tasinifu) dan 3 jembatan berada di Kabupaten Belu, Atambua termasuk jembatan ini.
“semuanya kita pastikan akan selesai sesuai dengan jangka waktu yang ada dalam kontrak, saat ini semua dalam kondisi pekerjaan Pondasi dan struktur lainnya.(wr/yanto).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara