Sembelih 57 Ekor Sapi Dihari Raya Idul Adha, Mesjid Nurul Ikhwan Libatkan Warga Non Muslim

Kupang, obor-nusantara.com-
“Semua hewan kurban yang ada ini, kita kerjakan bersama masyarakat di sekitar sini baik itu muslim maupun non muslim untuk kita bagikan kepada sesama kita tanpa membedakan suku, agama,Ras dan golongan”

Hal ini disampaikan pemimpin Mesjid Nurul Ikhwan Tenau Kupang Dan pondok pesantren Darul Aulya Kota Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur, Ustad Dahrul Ikhwanul Umar, S.Pd.I sabtu 31 Juli 2020.

Ia menyebutkan bahwa idul adha 1441 tahun ini pihaknya mengurbankan 57 ekor sapi dan 8 ekor kambing.Saking banyaknya hewan kurban tersebut sehingga harus di sembelih selama 2 hari dan dibagikan selama 2 hari pula kepada masyarakat.

Disela- sela pembagian daging Kurban,ia mengatakan hewan yang disembeli5 tersebut dibagikan kepada sejumlah masyarakat yang berada di wilayah Tenau dan sekitarnya.

“Sebagai pimpinan umat yang memahami pancasila kita tidak membeda -bedakan suku, agama, ras dan golongan namun, kita akan membagikan kepada semua masyarakat tanpa memandang status dan golongan”. Tutur Dahrul

Usd muda ini Menjelaskan puluhan ekor hewan kurban tersebut di terimanya dari sejumlah donatur yang berasal dari jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa barat.Hewan kurban ini murni bantuan yang disumbangkan untuk mendukung perayaan kurban.

Ia pun mengisahkan bahwa sebelum adanya pesantren Darul Aulya, hewan kurban yang disembelih hanya berkisar 2 sampai 3 ekor.Namun pada tahun ini hewan kurban seharusnya mencapai seratus ekor lebih.Hanya karena waktu penyembelihan terbatas terpaksa pihaknya tidak menerima sumbangan 50 ekor sapi dari salah satu donatur.

“Tahun ini seharusnya kita mengurbankan banyak Hewan namun karena sesuai dengan hukum islam, proses penyembelihan hewan dan pembagian hewan kurban tidak boleh melebihi 3 hari maka kita menolak sebagian sumbangan para donatur.Semoga Allah memberikan berkat dan nikmatnya kepada semua orang dan khususnya para donatur dalam mendukung terselenggranya proses perayaan hewan kurban di Mesjid Nurul Ikhwan Tenau Kupang dan pesantren Darul Aulya Kupang” Pungkasnya.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara