Proyek Lanjutan Pembangunan Jaringan Daerah Irigasi Raknamo Capai 67 Persen

Oelamasi, obor-nusantara.com-Pekerjaan lanjutan Pembangunan jaringan Daerah Irigasi Raknamo tahun Anggaran 2020 di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh Satker Irigasi, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 2 (BWS-NT2) Kupang hingga minggu ke dua Bulan September 2020 ini telah mencapai 67 persen dari target sebelumnya 65 persen.
Sesuai dengan rencana yang ada, jaringan irigasi raknamo yang dibantu dengan jaringan suplesi dari Bendung Kulodoki satu Kuludoki dua akan mengairi ribuan hektar lahan persawahan di wilayah Desa Manusak dan sekitarnya.


“tahun ini Kita bangun lagi lanjutan jaringan irigasi Raknamo tahap tiga dengan panjang jaringan sekunder 4 koma 5 kilo meter di wilayah oeboboa yang memiliki luas lahan sekitar 335 hektare. Sebelumnya pada tahun 2019 telah dibangun bangunan irigasi suplesi dari bendung Kuludoki, jika semua sudah rampung maka dipastikan para petani yang selama ini hanya mengharapakan air hujan sebagai sumber air untuk irigasi di Daerah itu sudah dapat teratasi”. ujar Vitalis, Pengawas utama dari Satker Irigasi BWS-NT2 kupang pada proyek Lanjutan Pembangunan DI Raknamo saat ditemui di Oeboboa pada Sabtu, 12/09/2020.
Menurutnya, pada tahun anggaran 2020 ini tengah dibangun sejumlah sarana pendukung yakni jaringan irigasi sekunder sepanjang 4,5 kilo meter, Shipon, Bangunan pembagi dan sarana lainnya.


“semuanya sementara dalam proses penyelesaian dan kita pastikan selesai paling lambat bulan Desember nanti sesuai kontrak. Kerena ini sudah harus dipakai oleh petani pada musim tanam tahun 2021 nanti.”katanya.
Selain itu lanjut Vitalis, Dalam anggaran tahun 2020 ini juga dibangun sejumlah sarana pendukung seperti, bangunan pembagi dan gorong-gorong, jalan dan rumah jaga yang tidak sempat dibangun pada tahun 2019 lalu.


“yang belum sempat dibangun tahun 2019 lalu kita bangun lagi seperti rumah jaga yang sudah selesai semuanya.”jelasnya.
Proyek lanjutan Pekerjaan Pembangunan jaringan Daerah irigasi Raknamo di Kabupaten Kupang ini dikerjakan oleh Pt. Dwi Mulia Agung Utama dengan nilai Kontrak Rp. 16 koma 4 milyar dengan jangka waktu pelaksanaan 365 hari kalender Atau berakhir pada bulan Desember 2020 mendatang.
Sementara itu Budi Setijawa selaku Pelaksana dari Pt. Dwi Mulia Agung Utama mengaku, sebagai kontraktor pelaksana, pihaknya sangat optimis seluruh pekerjaan sudah selesai pada bulan Desember bahkan bisa selesai sebelum habis masa kontrak.
“kita sangat optimis selesai tepat waktu, karena semua item pekerjaan sudah ditangani oleh Masing-masing kelompok tenaga kerja yang sudah siap”. Ujarnya.
Dikatakan, dimasa pandemi covid-19 ini seluruh pekerja terutama buruh dan tukang termasuk sopir seluruhnya dari kupang atau lokal.


“pekerja kita semua dari lokal sini (kupang) paling dari luar itu tenaga inti tetapi untuk sopir, tukang dan buruh semuanya dari lokal”. Ungkap Budi.
Sebelumnya pada tahun anggaran 2018 dan 2019 lalu telah dibangun sarana dan prasarana irigasi dari Bendungan raknamo Untuk mendukung air irigasi di wilayah tersebut diantaranya, pembangunan jaringan irigasi Primer dan sekunder dari bendungan raknamo serta 2 bendung sedang yakni bendung Kuludoki satu dan kuludoki dua yang juga dilengkapi dengan jaringan shuplesi yang telah siap menyuplai air bag petani di wiakayah desa manusak dan sekitarnya. (Wr/ipo/tim).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara