Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa, Kades Kauniki Mangkir Dari Panggilan Jaksa

Oelamasi, obor-nusantara.com-Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipiter) Kejaksaan Negeri Oelamasi saat ini tengah melalukan Pengumpulan Data dan Informasi (Pulbaket) atas Laporan Warga masyarakat terhadap dugaan penyalagunaan Anggara Dana Desa (ADD) Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Kejaksaan Negeri Oelamasi beberapa waktu (20 juli 2020) lalu.
Atas laporan tersebut, penyidik telah memanggil Kepala Desa Kauniki untuk diambil keterangannya sebagai Saksi, Namun kehadiran Kades Kauniki di Kejaksaan Oelamasi tidak membawa Serta data yang diminta oleh Penyidik.


Sesuai dengan informasi yang disampaikan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Oelamasi CHRISMIATY SAY, SH, kepada warga/tokoh masyarakat Desa Kauniki saat mendatangi Kantor Kejari Oelamasi untuk mempertanyakan sejauh mana proses penanganan kasus yang dilaporkan itu oleh penyidik Kejari oelamasi pada senin, 14/09/2020.
“untuk kasus yang dilapor dari warga kauniki (bapak mereka ke kita) penyidik (kita) telah memanggil Kepala Desa Kauniki pada beberapa waktu lalu dan Kepala Desa telah menghadap namun tidak membawa berkas atau dokumen yang diminta penyidik dan kita minta untuk kembali dan membawa dokumen ke penyidik namun tidak ada sehingga kita/penyidik telah memanggil tetapi yang bersangkutan belum datang”.ujar salah seorang warga Desa Kauniki Agustinus Kono saat usai bertemu langsung Kasi Intel Kejari Oelamasi CHRISMIATY SAY, S.H di Kantor Kejari oelamasi di Oelamasi.
Diuraikan bahwa, sesuai dengan penjelasan yang diperoleh dari pihak Kejaksaan Negeri Oelamasi, karena tidak hadir, surat penggilan pertama telah dikirim kepada Kepala Desa beberapa waktu lalu namun hingga kini belum menghadap penyidik untuk Memberikan keterangan kepada penyidik.
“kita sudah panggil lagi untuk menghadap tetapi kades belum datang menghadap, jadi ini surat panggilan ke dua (sambil tunjukan Surat) kita segera kirim lagi ke Kades Kauniki jika tidak datang nanti kita panggil dengan cara kita”.ucap Agus sambil menirukan perkataan Kasi Intel yang disampaikan kepadanya bersama warga.
Setelah mendapat informasi tersebut langsung dari Kepala Seksi Intel Kejari Oelamasi dirinya bersama warga lainnya langsung meninggalkan Kantor Kejari Oelamasi dan menuju kantor Inspektorat Kabupaten Kupang untuk mempertanyakan kasus yang sama.
Sebelumnya pada senin 20 Juli 2020 lalu, sejumlah warga dan Tokoh masyarakat Desa Kauniki mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Oelamasi Kantor Inspektorat untuk melaporkan Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Dana Desa (ADD). Meski telah dilaporkan warga namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari Inspektorat Kabupaten Kupang. (wr/tmipong).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara