Nilai KerugianTerus Bertambah di Kasus Hypermart, Jaksa Bakal Periksa Saksi Lain 

Oelamasi, obor-nusantara.com-
Penyidik Kejaksaan negeri Oelamasi Kabupaten Kupang masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi dalam kasus dugaan korupsi dana penyewaan lokasi hypermart dijalan Frans seda kota Kupang.

“Saksi-saksi yang sudah diperiksa para panitia lelang, panitia penentu nilai dan pihak aset kabupaten kupang”Tulis Kepala Kejaksaan Negeri Oelamasi, Shierly Manutede lewat pesan Whatsapp kepada Obor-nusantara.com Rabu, 16 September 2020.

Selain Mantan Bupati Kupang Ayub Titu Eki dan Mantan sekda Hendrik Paut,penyidik Kejaksaan juga bakal memeriksa pihak hipermart serta masih cukup banyak saksi terkait perkara sewa lahan Hipermart.

“Pihak Hipermart serta masih cukup banyak saksi terkait perkara ini yang diperiksa diantaranya dari PT Investa Jakarta sebagai pemenang lelang dan sudah konfirmasi akan penuhi panggilan pada 23 september 2020″Terang Shierly.

Shierly berharap semua saksi yang dipanggil pihak penyidik kejaksaan Oelamasi kooperatif memberikan keterangan apa adanya dengan sebenar benarnya.

Ketika ditanya apakah ada indikasi kerugian negara,Ia menyampaikan bahwa untuk sementara kerugian negara mencapai Rp. 12 Miliar dan akan terus bertambah.

“Kerugian negara sementara sudah Rp. 12 M dan Akan bertambah”Ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Materi pemeriksaan terhadap mantan Bupati Kupang Ayub Titu Eki dilakukan selama dua hari Sampai 2 hari.

“Kami perhatikan kondisi covid sehingga saksi tidak diperiksa terlalu lama.Banyak pertanyaan untuk Pak Mantan Bupati karena sebagai pihak yang tanda tangan kontrak dengan pihak kedua artinya pihak yang paling tahu isi kontrak”Bebernya Lagi.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara