Banyak Penyelewengan ADD Kauniki, Masyarakat Menanti Kedatangan Wabup Kupang Jerry Manafe

Kupang, obor-nusantara.com-Masyarakat dan Tokoh Adat Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat mengharapkan kedatangan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe di Desa mereka agar bisa berdialog langsung dengan setempat terkait bebagai persoalan pembangunan di Desa itu termasuk pengelolaan Anggaran dana Desa (ADD) Desa kauniki yang pengelolaannya diduga saat dengan Korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa dan Stafnya.
“kami sebagai masyarakat dan Tokoh adat Desa Kauniki sangat mengharapkan dan menanti kedatangan Bapak Wakil Bupati Kupang di Desa Kami agar bisa mendengar langsung keluhan dari masyarakat terkait pembangunan di Desa Kami turutama masalah penggunaan dan Desa oleh Kepala Desa dan staf yang semakin tidak Jelas setiap tahun.” ungkap salah seorang masyarakat desa Kauniki sekaligus Ketua Suku Usif Soleman Sonbaikapal saat bertemu media ini pada sabtu, 19/09/2020, di Oelamasi.
Menurutnya, selaku masyarakat dan Ketua suku dirinya dan seluruh pengikutnya siap berdialog langsung dengan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe yang cukup dikenal oleh masyarakat Kabupaten Kupang dengan berani membongkar sejumlah kasus Korupsi sejak dilantik.


“kami semua siap berdialog langsung dengan Bapak Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe jika beliau berkenan berkunjung ke Desa kami, karena banyak persoalan di Desa Kauniki yang hingga kini belum tuntas ditangani oleh aparat hukum Terutama Kejaksaan Negeri Oelamasi, jadi kami hanya bisa menanti niat dari Bapak Wakil Bupati Kupang untuk melihat secara dekat keadaan kami disini.”katanya.
Sementara itu Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe saat dihubungi oleh media ini pada beberapa waktu lalu mengaku, dalam waktu dekat dirinya akan berkunjung ke Desa Kauniki.
“kita segera jadwalkan kunjungan ke sana biar liat langsung situasi pembangunan disana”. Tulis Jerry Manafe melalui Pesan WhatsAppnya.
Sebelumnya diberitakan, Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipiter) Kejaksaan Negeri Oelamasi saat ini tengah melalukan Pengumpulan Data dan Informasi (Pulbaket) atas Laporan Warga masyarakat terhadap dugaan penyalahgunaan Anggara Dana Desa (ADD) Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Kejaksaan Negeri Oelamasi beberapa waktu (20 juli 2020) lalu.
Atas laporan tersebut, penyidik telah memanggil Kepala Desa Kauniki untuk diambil keterangannya sebagai Saksi, Namun kehadiran Kades Kauniki di Kejaksaan Oelamasi tidak membawa Serta data yang diminta oleh Penyidik.
Sesuai dengan informasi yang disampaikan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Oelamasi CHRISMIATY SAY, SH, kepada warga/tokoh masyarakat Desa Kauniki saat mendatangi Kantor Kejari Oelamasi untuk mempertanyakan sejauh mana proses penanganan kasus yang dilaporkan itu oleh penyidik Kejari oelamasi pada senin, 14/09/2020.
“untuk kasus yang dilapor oleh warga kauniki (bapak mereka ke kita) penyidik (kita) telah memanggil Kepala Desa Kauniki pada beberapa waktu lalu dan Kepala Desa telah menghadap namun tidak membawa berkas atau dokumen yang diminta penyidik dan kita minta untuk kembali dan membawa dokumen ke penyidik namun tidak ada sehingga kita/penyidik telah memanggil tetapi yang bersangkutan belum datang”.ujar salah seorang warga Desa Kauniki Agustinus Kono saat usai bertemu langsung Kasi Intel Kejari Oelamasi CHRISMIATY SAY, S.H di Kantor Kejari oelamasi di Oelamasi.
Diuraikan bahwa, sesuai dengan penjelasan yang diperoleh dari pihak Kejaksaan Negeri Oelamasi, karena tidak hadir, surat penggilan pertama telah dikirim kepada Kepala Desa beberapa waktu lalu namun hingga kini belum menghadap penyidik untuk Memberikan keterangan kepada penyidik.
“kita sudah panggil lagi untuk menghadap tetapi kades belum datang menghadap, jadi ini surat panggilan ke dua (sambil tunjukan Surat) kita segera kirim lagi ke Kades Kauniki jika tidak datang nanti kita panggil dengan cara kita”.ucap Agus sambil menirukan perkataan Kasi Intel yang disampaikan kepadanya bersama warga.(wr/tim/ipo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara