Soal Laporan Dugaan Korupsi ADD Kauniki, Inspektorat Sudah Bentuk Tim Audit

Oelamasi, Obor-nusantara.com-Guna memindaklanjuti Laporan masyarakat Desa Kauniki terkait dugaan Penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) Desa Kauniki tahun anggaran 2017 Dan 2018 Ke Inspektorat Kabupaten Kupang pada 20 Juli 2020 lalu, Inspektorat Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur kini telah membentuk tim Pemeriksa untuk segera melakukan pemeriksaan dan audit investigasi terhadap laporan tersebut.
“surat laporan itu kami baru terima. Pada minggu lalu, dan kami sudah bentuk tim untuk tangani laporan masyarakat itu.” Jelas Iwan Salam seorang staf Kantor Inspektorat Kabupaten Kupang, saat dihubungi media ini pada sabtu, 19/09/2020.
Menurut Iwan, sebelum tim turun melakukan audit investigasi, pihaknya akan menggelar rapat bersama guna mempelajari dan membahas isi laporan tersebut.
“kita karena baru bentuk tim, dalam minggu ini kita akan gelar rapat bersama untuk membahas dan mempelajari isi laporan baru tim turun lapang.”katanya.
Dikatakan, pihaknya memastikan dalam minggu ini atau minggu depan tim telah turun ke Desa Kauniki untuk mengecek langsung isi laporan masyarakat yang sudah disampaikan dalam surat laporan pada tanggal 20 Juli 2020 itu.
“saya pastikan dalam minggu depan ini tim sudah turun ke lokasi di Desa Kauniki.” tegas Iwan.

Sebelumnya diberitakan, Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipiter) Kejaksaan Negeri Oelamasi saat ini tengah melalukan Pengumpulan Data dan Informasi (Pulbaket) atas Laporan Warga masyarakat terhadap dugaan penyalahgunaan Anggara Dana Desa (ADD) Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Kejaksaan Negeri Oelamasi beberapa waktu (20 juli 2020) lalu.
Atas laporan tersebut, penyidik telah memanggil Kepala Desa Kauniki untuk diambil keterangannya sebagai Saksi, Namun kehadiran Kades Kauniki di Kejaksaan Oelamasi tidak membawa Serta data yang diminta oleh Penyidik.
Sesuai dengan informasi yang disampaikan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Oelamasi CHRISMIATY SAY, SH, kepada warga/tokoh masyarakat Desa Kauniki saat mendatangi Kantor Kejari Oelamasi untuk mempertanyakan sejauh mana proses penanganan kasus yang dilaporkan itu oleh penyidik Kejari oelamasi pada senin, 14/09/2020.
“untuk kasus yang dilapor oleh warga kauniki (bapak mereka ke kita) penyidik (kita) telah memanggil Kepala Desa Kauniki pada beberapa waktu lalu dan Kepala Desa telah menghadap namun tidak membawa berkas atau dokumen yang diminta penyidik dan kita minta untuk kembali dan membawa dokumen ke penyidik namun tidak ada sehingga kita/penyidik telah memanggil tetapi yang bersangkutan belum datang”.ujar salah seorang warga Desa Kauniki Agustinus Kono saat usai bertemu langsung Kasi Intel Kejari Oelamasi CHRISMIATY SAY, S.H di Kantor Kejari oelamasi di Oelamasi.
Diuraikan bahwa, sesuai dengan penjelasan yang diperoleh dari pihak Kejaksaan Negeri Oelamasi, karena tidak hadir, surat penggilan pertama telah dikirim kepada Kepala Desa beberapa waktu lalu namun hingga kini belum menghadap penyidik untuk Memberikan keterangan kepada penyidik.
“kita sudah panggil lagi untuk menghadap tetapi kades belum datang menghadap, jadi ini surat panggilan ke dua (sambil tunjukan Surat) kita segera kirim lagi ke Kades Kauniki jika tidak datang nanti kita panggil dengan cara kita”.ucap Agus sambil menirukan perkataan Kasi Intel yang disampaikan kepadanya bersama warga.(wr/tim/ipo).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara