Dua Wartawan Dianiaya,  GARDA Malaka Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku 

KEFAMENANU, Obornusantara.Com – Garis Depan (GARDA) Malaka mengecam keras tindakan penganiayaan terhadap dua orang jurnalis dari media online masing-masing, wartawan media online suluhdesa.com, Ferdi Costa dan gardamalaka.com, Bojes Seran sekaligus sebagai pemimpin redaksi (pemred) gardamalaka.com. Atas tindakan tersebut Garda Malaka meminta aparat Kepolisian dari Polres Malaka agar segera mengusut tuntas sekaligus menangkap para pelakunya.

Hal ini disampaikan Rikhardus Bria Seran, S.E., M.M alias Ricky Bria, saat ditemui media di Kefamenanu, Kamis (15/10/2020) malam.

“Kami (GARDA Malaka) mengecam keras tindakan pemukulan terhadap wartawan tersebut. Ini perbuatan brutal dan melawan hukum,” kata Ricky.

Ia meminta pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini. Jika tidak, anggota Garda Malaka baik di Timor Tegah Utara (TTU) maupun di Malaka akan ‘turun jalan’ dengan jumlah masa  yang banyak.

“Pihak kepolisian di Malaka segera usut tuntas dalam waktu 1 x 24 jam. Kalau tidak, kami akan ‘turun’ dengan massa yang banyak,” tegasnya.

Di tempat berbeda, Sekretaris Jenderal (Sekjen) GARDA Malaka, Kondradus Yohanes Klau, S.Pd., M.Sc menegaskan pihaknya tidak menerima baik tindakan yang dinilai cukup anarkis ini.

“Saya nilai, ini sudah cukup anarkis. Kami tidak terima baik. Harap Polisi segera bertindak,” kata Kondradus.

Dirinya menegaskan, apabila Polisi tidak segera memroses para pelaku tindak pemukulan tersebut, pihaknya akan segera menurunkan massa untuk aksi di jalanan.

Ia menilai, demokrasi di Malaka semakin tidak beradab dan sehat. Maka pihak kepolisian diharapkan mampu bertindak tegas terhadap setiap perilaku anarkis yang berpotensi menodai marwah demokrasi.

Menurut Kondradus, setiap pihak bertanggung jawab untuk menjaga kelancaran dan kenyamanan dalam berdemokrasi. Bukan malah menciptakan kekacauan dan keributan menjelang Pilkada Malaka 9 Desember 2020. (Wr/Arro Bria)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara