Dua Artikel Dosen Susastra PBSI FIP Unimor Berhasil Dipresentasikan Dalam ISSHE 2020

oleh

KEFAMENANU, Obornusantara.Com- Hari luar biasa bagi dosen Susastra PBSI FIP Unimor, Uman Rejo, S.S., M.Hum. karena dua artikelnya berhasil dipresentasikan dalam kegiatan International Seminar on Social Science, Humanities, and Education (ISSHE) 2020 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Halu Oleo Kendari dengan Program Magister Lingustik Universitas Warmadewa Denpasar pada 25 November 2020 secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

Dua artikel tersebut ditulisnya dengan berkolaborasi sesama dosen dari Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, Jawa Timur. Dua artikel tersebut berjudul “Authors Ideology in Short Story Anthology” Sumi dan Gambarnya By Ratna Indraswari Ibrahim: Genetic Structuralism Study dan Representation Of Traditional Buton Events In Fiction Works By Wa Ode Wulan Ratna: A Study Of New Historicism. Untuk dapat presentasi dalam kegiatan ini, ada beberapa tahapan yang harus diikuti, mulai dari pengiriman abstrak, pengumuman abstrak diterima dan lolos seleksi, batas akhir pengumpulan makalah penuh (fullpaper), makalah masuk dalam tahap review, pengumuman makalah yang telah di review, berkaitan dengan batas akhir pendaftaran peserta pemakalah, sampai dengan pelaksanaan kegiatan inti.

Berdasarkan jadwal pelaksanaan kegiatan inti, terdapat 92 makalah yang akan dipresentasikan. Masing-masing makalah ditulis oleh penulis berbeda dengan instansi yang berbeda pula. Ada yang berasal dari Universitas Halu Oleo, Universitas Warmadewa, Universitas Udayana, Universitas Timor (Unimor), Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, Universitas Andalas, Universitas Cenderawasih, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, STKIP PGRI Bandar Lampung, Balai Penelitian dan Pengembangan Keagamaan Makassar, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Sumatera Utara, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Sam Ratulangi Manado, Universitas Muslim Buton, Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara, Universitas Mahasaraswati Denpasar, Universitas Negeri Gorontalo, dan Universitas Trisakti. Dalam implementasinya dengan menggunakan zoom meeting, panitia membagi menjadi tiga room, yakni room education, room humanities, dan room social science.

Kegiatan seminar internasional ISSHE 2020 ini merupakan kegiatan ilmiah yang besar. Pembicara dari dalam maupun luar negeri dihadirkan untuk mendukung dan mengisi kegiatan ini. Sebagai keynote speakers, Prof. Dr. Muhammad Zamruni F., S.Si., M.Si. (Rektor Universitas Halu Oleo), Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. (Rektor Universitas Warmadewa Denpasar), James T. Collins (Northern Illinois University, Amerika Serikat dan UKM Malaysia), Mohamed Aidil Subhan (Asian Language and Culture NIE/NTU Singapura), Prof. Dr. Supyan Hussin (Director of The Institute of The Malay World and Civilization (ATMA) Universiti Kebangsaan Malaysia), Dr. Sato Hirobumi (Departement of Asian and European Language Faculty of Language & Linguistic, University of Malaya), dan Phillipe Orange (University of La Rochelle, France). Sebagai invited speakers, Dr. Akhmad Marhadi, S.Sos., M.Si. (Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halo Oleo), Dr. Mirza Umiyati, S.S., M.Hum. (Universitas Warmadewa Denpasar), Prof. Dr. La Ode Sidu Marafad, M.S. (Universitas Halu Oleo), Prof. Dr. A.A. NGR. Anom Kumbara, M.S. (Universitas Udayana Denpasar), Dr. Pujiharto, S.S., M.Hum. (Universitas Gadjah Mada Yogyakarta), Prof. Dr. Aron Meko Mbete (Universitas Warmadewa), Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A. (Universitas Udayana), Prof. Dr. La Njampe (Universitas Halu Oleo), dan Prof. Dr. Pawennari Hijjeng, M.A. (Universitas Hasanuddin Makassar). Sebagai luaran, artikel yang berhasil dipresentasikan akan termuat dalam prosiding internasional yang terindeks Scopus, Atlantis Press, dan EAI Innovating Research. Selain itu, jika menginginkan versi cetaknya akan disediakan prosiding seminar internasional yang ber-ISBN.

Sebagai penyelenggara kegiatan, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Halu Oleo Kendari dengan Program Magister Linguistik Universitas Warmadewa Denpasar, kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses juga berkat dukungan dari Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM), Institut Alam dan Tamadun Melayu (ATMA), Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI), dan Asosiasi Peneliti Bahasa Lokal (APBL).

Melalui WatsAP yang di kirimkan ke media Obornusantara.com, (27/11/20), Empat Faktor Menurut Uman Rejo, Bahwa 4 Faktor yang Melatarbelakangi kegiatan ini harus diadakan dan diikuti: Yang Pertama, nilai akreditasi program studi kami harus ditingkatkan. Hal ini disebabkan salah satunya masih minimnya publikasi yang dilakukan dosen-dosen PBSI FIP Unimor. Oleh karena itu, publikasi hasil penelitian atau hasil pemikiran setiap dosen harus diadakan dan didukung. Publikasi tidak hanya dilakukan dalam internal kampus Unimor saja, melainkan harus ke luar kampus Unimor. Publikasi tidak harus dalam jurnal ilmiah saja, tetapi publikasi dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti mengikuti seminar ilmiah, pertemuan ilmiah, diskusi ilmiah, konferensi ilmiah, dan berbagai kegiatan ilmiah lain yang diadakan secara nasional maupun internasional. Sehingga bisa memberi kontribusi lebih untuk akreditasi program studi PBSi ke depannya.

Kedua, artikel yang terpublikasi dalam prosiding kegiatan internasional ini akan terindeks Scopus, Atlantis Press, dan EAI Innovating Research, yang mana indeks tersebut memiliki reputasi tinggi dalam research yang terkemuka di dunia. Ini merupakan kesempatan emas untuk mempublikasikan artikel-artikel ilmiah, baik yang ditulis sendiri ataupun secara berkolaborasi dengan penulis dari institusi lain.

Ketiga, beberapa pembicara utama yang dihadirkan dalam kegiatan ini merupakan orang-orang besar dalam bidangnya. Orang-orang tersebut dapat dijadikan sebagai partner untuk berkolaborasi dalam penelitian kerjasama pada tahap perkembangan selanjutnya. Ini merupakan kesempatan emas dapat dipertemukan secara daring dengan orang-orang hebat tersebut.

Keempat, topik kegiatan ISSHE 2020 ini menarik perhatian untuk dikembangkan menjadi artikel ilmiah.

Selain itu, “topik-topik tersebut juga relevan dengan kondisi keilmuan yang saya dalami saat ini, “pungkas Uman Rejo.(Wr/Arro Bria)