Tabrak Tumpukan Material Pasir Di Jalan Timor Raya Km 36, Pengendara Motor Tewas

oleh

Oelamasi, obor-nusantara.com-Salah seorang warga pengendara sepeda motor asal amfoang, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas seteketika setelah menabrak tumpukan material Pasir yang di tumpuk menutupi bahu jalan hingga badan jalan di Jalan Timor Raya Kilo meter 36 persis didepan Kantor Bank NTT Oelamasi, Ibu Kota Kabupaten Kupang.
Tumpukan material pasir itu sendiri tidak diketahui milik siapa dan diperuntukan untuk apa, sehingga ditumpuk di badan jalan sejak beberapa hari lalu.
“informasi yang berhasil dihimpun media ini pada rabu, 25/11/2020 dilokasi kejadian menyebutkan, tumpukan pasir itu sudah berada di lokasi itu sejak hari senin, 23/11/2020 lalu, namun tidak di pindahkan ke badan jalan, sehingga menghalangi dan mengganggu aktivitas lalu lintas yang melewati ruas jalan tersebut.


“kami kemarin (rabu red) malam lewat sudah ada yang bakar lilin tandanya ada yang sudah jadi korban karena tumpukan pasir itu, harusnya kalau bukan punya proyek pasir itu segera dipindahkan sehingga tidak mengganggu lalu lintas. Sekarang sudah ada yang jadi korban siapa yang bertanggung jawab.” ujar Deni warga oelamasi.
Menurutnya, tumpukan pasir seperti ini bukan saja di kilo meter 36 tetapi hampir terlihat disepanjang jalan timor raya mulai dari oelamasi hingga takari, kabupaten Kupang.

“kalau begini bukan disitu saja tetapi disepanjang jalan timor raya, mau itu untuk keperluan proyek maupun pasir milik sopir truk yang dibuang ke jalan”. Katanya.

Sementara itu menanggapi adanya tumpukan pasir yang mengakibatkan adanya korban jiwa di kilo meter 36 oelamasi, Kepala Balai Jalan Nasional Kupang, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 01 Batas Kota Kupang Hingga Batas Kota Soe Frengky, saat dihubungi pada Kamis, 26/11/2020 siang mengatakan, Di Lokasi tersebut tidak ada aktivitas proyek, sehingga dugaan kuat bahwa, pasir yang ditumpuk itu milik warga.
“itu bukan material proyek, kemungkinan pasir itu milik masyarakat tetapi nanti akan segera dibersihkan agar tidak mengganggu jalur lalu lintas di ruas jalan tersebut”.jelasnya.

Menurutnya,  karena menggangu dan telah mengakibatkan korban jiwa, pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi dan langsung membersihkan tumpukan pasir tersebut.

“kemarin (kamis, 26/11/2020) sore kami sudah bersihkan tumpukan pasir di lokasi itu”. Tambah Frengky.
Dikatakan, lokasi proyek untuk ruas Batas Kupang-Kota Soe yang dikerjakan melalui program longsegmen hanya berada di beberapa titik, namun kini sudah dalam penyelesaian akhir. (wr/tim).