Jalan Oenlasi-Boking Dibangun Pemprov NTT, Warga Sebut Baru Rasa Merdeka

oleh

Soe, obor-nusantara.com-Ruas Jalan
Oenlasi, anin simpang Sunu,Boking yang menghubungkan Sejumlah Kecamatan dan Desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) selama Berpulu-puluh tahun rusak dan tidak pernah mendapat perhatian dari Pemerintah, Baik Provinsi maupun Kabupaten.
Jalan ini baru ditangani pada masa kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nai Soi pada tahun 2020 dengan dana Pinjaman dari SMI.
Jalan dengan panjang efektif 30,35 kilo meter itu dengab kondisi rusak berat 20,5 kilo meter dan rusak ringan 10 kilo meter lebih.
Menurut pengakyan sejumlah warga Desa Anin, Kabupaten Timor Tengah Selatan yang ditemui pada selasa, 29/12/2020 mengaku, sangat Senang karena Pemerintah Provinsi sudah menangani jalan itu.


“ini sudah sangat luar biasa pak, walau baru buka begini kami sudah senang mengingat kami tidak lagi bermalam di jalan karena kendaraan rusak, selama bertahun-tahun kami hidup sengsara kalau ke Kota, mau Kota Kupang atau ke Kota Soe kami bisa berhari-hari di jalan padahal cuma 30 kilo lebih untuk sampai ke jalan bagus”. Ungkap warga penuh kegirangan.
Menurut mereka, sebelum jalan ini dikerjakan, untuk bepergian ke Desa Tetangga ataupun ke Kota Kecamatan sangat sulit terutama pada saat musim hujan seperti ini.
“kalau hujan kami setenga mati, jangankan ke Kota Kabupaten, ke Niki-Niki saja sangat sulit, kami harus bermalam kalau kendaraan yang ditumpangi rusak. Kami sampai bawa periuk pak kalau mau ke Kota, kalau mobil rusak di hutan kita harus masak untuk makan”.kenang warga.
Meski baru 10 kilo meter lebih yang ditangani, namun bagi warga sudah sangat membantu mereka di musim hujan saat ini.
“walapun baru 9 kilo meter lebih tetapi bagi kami ini sudah sungguh luar biasa, dan terima kasih Bapak.Gubernur Laiskodat karena sudah perhatikan kami disini, harapan kami tahun 2021 jalan ini sudah bisa terbuka semua sehingga dapat membantu memperlancar arus transportasi di daerah oenlasi dan sekitarnya hingga Boking, Kolbano”. Ungkap warga.
Sementara itu, Kasie Perencanaan Bina Marga, Dinas PU-PR NTT Felipus Dere, ST. MT, mengatakan, penanganan ruas jalan Oenlasi, anin simpang Sunu Boking dilakukan selama.dua tahun anggaran yakni untuk tahun 2020 imi melalui.dana SMI, Pihaknya menangani sekitar 9.25 kilo meter dengan kondisi aspal 1,5 kilo meter dan sisanya masih jalan urpil.
“yang tertangani sekarang 9, 25 km dengan dana SMI Rp.10 milyar lebih untuk tangani 9,25 kilo meter nanti sisanya tahun depan (2021) sepanjang 16.5 km. Tahun ini aspal 1.5 kilo meter dan GO 8.5 kilo meter, tahun depan aspal 6.5 GO 10 km”. Jelas Ipu.
Dijelaskan, ruas jalan ini dipastikan akan rampung secara fungsional pada tahun 2021 mendatang, karena.melalui dana yang sama ruas jalan ini akan ditangani secara utuh pada tahun 2021 nanti.
“Selanjutnya tahun akan datang tinggal kita aspal saja karena sudah ada Greding operation (GO)atau penegmbalian kembali kondisi permukaan jalan yang rusak berat menjadi lapis pekerasan jalan tanpa penutup dengan.material urpil, bisa urpil kali, gunung atau mix antata kali dan gunung yang memenuhi spesifikasi, bahkan bisa menggunakan material sekitar.’jelasnya.
Dikatakan, sejak Kontrak pada tanggal 17 Oktober 2020 lalu hingga akhir Bulan Desember ini, fisik proyek ruas jalan Oenlasi, anin simpang Sunu Boking telah mencapai 75 persen setelah Kontraktor Pelaksana PT. Nanda Karya telah menyelesaikan aspal sepanjang 1.5 kilo meter.
“sekarang sudah 70,an persen fisik, memang cepat kerjanya, selain aspal sudah pembukaan jalan 8.5 km juga sudah kini sedang dalam pekerjaan Urpil”. Ujar Ipu.
Diakuinya, memang untuk Paket pekerjaan jalan dan Jembatan yang terkontrak.pada 17 oktober 2020 lalu semuanya berakhir pada bulan maret 2021 mendatang, namun harus dikejar fisik mengingat proses tender untuk kegiatan 2021 tengah berlangsung.
“semua ada 16 paket jalan yang dikontrak dan menggunakan sistem tahun Jamak, sehingga masih sampai bulan maret 2021 nanti” tutup Ipu Dere.
Selain itu menurut Ipu Dere, Pemerintah provinsi NTT juga tengah menangani ruas jalan Kapan, Nenas yang dikerjakan menggunakan Dana SMI 2 paket dengan kondisi yang sama.(wr/tim).