Masih Jalani Pemeriksaan, Bupati Mabar Belum di Tahan Jaksa

oleh

Labuan Bajo, obor-nusantara.com-Bupati Manggarai Barat Agustinus CH Dula yang dikhabarkan telah ditahan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah ditetapkan jadi tersangka bersama  16 tersangka lainnya dalam kasus dugaan korupsi Jual Beli aset milik negara di Kabupaten Manggarai Barat,Kamis (14/1/2021) hingga siang ini masih diperiksa penyidik di Kantor Kejaksaan Negeri Labuan Bajo.

Salah satu tersangka dalam kasus itu adalah Bupati Manggarai Barat,Agustinus Ch Dula.Selain Agustinus Ch Dula,sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat,seperti Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Ambrosius Syukur dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekertariat Daerah,Abdullah Nur juga ditetapkan sebagai tersangka.

Seperti dikutip dari victorynews.com, Salah Satu Calon Wakil Bupati Manggarai Barat,Andi Riski Nur Cahya dan pengusaha Hotel,Veronica Syukur juga ditetapkan tersangka dan langsung di hantar ke Kupang.

Koordinator Tim penyidikan Tipidsus Kejati NTT Roy Riady mengatakan selain Bupati Manggarai Barat,Agustinus Ch Dula,seluruh tersangka dalam kasus dugaan korupsi Jual Beli Aset Negara langsung di Tahan di Kupang,ibukota Provinsi NTT.Tersangka Gusti Dula belum ditahan karena masih terus di periksa oleh Penyidik Kejati NTT.

“Kami belum menahan Bupat Manggarai Barat,Agustinus Ch Dula karena masih diminta keterangan oleh penyidik,”kata Roy Riady.

Sementara itu sebelumnya, Aspidsus Kejari NTT,Muhamad Ilham Samudra mengatakan Kejati NTT menetapkan 16 tersangka dalam kasus dugaan korupsi Jual Beli aset milik negara di Kabupaten Manggarai Barat.Salah satunya Bupati Agustinus Ch Dula.Seluruh tersangka langsung dihantar dan akan ditahan di Kupang.

Terkait peran Bupati Manggarai Barat ,Agustinus Ch Dula dan 16 tersangka lainnya akan dijelaskan oleh Kepala Kejati NTT di Kupang.
“Untuk peran para tersangka akan dijelaskan oleh Kepala Kejati NTT di Kupang.Seluruh tersangka langsung kita hantar ke Kupang hari ini,”kata Ilham Samudra.
(wr/vn.com)