Menuju Revolusi Peternakan, Disnak Kupang Fokus Pengembangan Pakan Taramba

oleh

Oelamasi,obor-nusantara.com
Dalam rangka menyukseskan Revolusi 5 P yang menjadi sasaran program kepemimpinan Bupati Korinus Masneno dan Jerry Manafe,dinas peternakan kabupaten Kupang Propinsi NTT prioritaskan pengembangan pakan ternak.

Jenis Pakan ternak yang dipilih Disnak ditahun ini yakni lamtoro taramba yang dinilai memiliki keunggulan sebagai pakan ternak diantaranya memiliki   protein tinggi,mudah ditanam,Bertahan hidup dimusim kemarau serta sesuai dengan kondisi tanah di daerah ini.

Hal ini disampaikan kepala Dinas peternakan kabupaten Kupang,Aleksander Mate diruang kerjanya, senin, 18 Januari 2021.

“Kalau kita di dinas peternakan lebih banyak pada persiapan pakan.Pikiran kami kalau pakan tersedia maka secara otomatis warga berupaya agar ada ternak yang dipelihara.Pakan yang kita kembangkan jenis lamtoro taramba”Ujar Mantan Camat Amarasi tersebut.

Dijelaskannya,satu pohon taramba bisa memberi makan satu hari untuk 1 ekor sapi.Sedangkan 1 hektare taramba bisa memelihara Sapi 4 ekor selama 6 bulan bisa dijual.

Oleh karena itu Saat ini PPL dilapangan sudah lakukan sosialisasi ke masyarakat terkait pembentukan kelompok petani peternak budidaya pakan ternak lamtoro taramba di 24 kecamatan.

Kelompok yang ada akan diberikan benih taramba ataupun anakan taramba untuk ditanam dilahan kelompok dengan pendampingan oleh petugas dari dinas peternakan.

Dijelaskan Mate, pada tahun sebelumnya ada 32 kelompok petani/peternak dengan luas area 262 hektar yang budidaya lamtoro taramba sedangkan tahun ini sudah ada 34 kelompok yang minta untuk kembangkan lamtoro taramba.

Sehingga pagu anggaran yang disiapkan Dinas peternakan pada tahun ini,benih taramba berkisar Rp.100 Juta lebih dan anakan taramba sebesar Rp. 300 juta lebih.

Sistem pendampingan sendiri menurutnya ada tenaga PPL yang disiapkan serta sementara diusulkan tambahan tenaga PPL khususnya tenaga yang background sarjana peternakan.

Namun diakuinya bahwa dalam verifikasi kelompok petani peternak pihak dinas tidak serta merta menerima proposal tapi turun ke lapangan guna mengecek kondisi kelompok dan anggota kelompok serta luas lahan.Setiap bulan akan dilakukan monitoring setiap kelompok yang dibina oleh dinas peternakan kabupaten Kupang.(kenzo)