Tanda Tangan Kontrak Di PJPA BWS-NT2, Kontraktor Diminta Serius Tangani Pekerjaan

oleh

Kupang, obor-nusantara.com-Guna meningkatkan produktifitas tanam di setiap musim tanam para petani di Nusa Tenggara Timur (NTT) Pemerintah Pusat Melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 2 (BWS-NT2) pada tahun 2021 ini menangani sarana dan prasarana Irigasi dengan merehabilitasi sejumlah bendung dan Jaringan Irigasi disejumlah Kabupaten di NTT.


Penanganan terhadap sarana dan prasarana irigasi oleh pemerintah ini dilakukan seriap tahun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN) dengan prioritas pada sarana irigasi yang telah termakan usia dan mengalami kerusakan berat.
Untuk Tahun Anggaran 2021 BWS-NT2 Kupang melalui Satuan Kerja Non Vertikal (Satker) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BWS-NT2 menangani 3 bendung yang kini termakan usia dan sudah .mulai rusak.
Sejumlah Bendung yang akan ditangani ini adalah, Rehabilitasu Bendung dan Jaringan DI Tilong d Kabupaten Kupang, Lanjutan Pembangunan Bendung dan Jaringan irigasi sub D.I Baing di Kabupaten Sumba Timur dan Rehabiilitasi Bendung dan Jaringan irigasi D.I Nebe di Kabupaten Sikka.
Selain itu juga ada kegiatan Supervisi untuk seluruh kegiatan fisik yang telah terkontrak di Satker PJPA BWS-NT2.


Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara (BWS-NT2) Kupang melalui Kepala Tata Usaha BWS-NT2 Kris Lake, saat memberikan arahan bagi para Rekanan/Kontraktor saat penandatanganan kontrak Dimulainya sejumlah Proyek di PJPA NTT pada kamis, 17/02/2021 mengatakan, setiap kotrak yang telah ditanda tangani.memliki kekuatan hukum yang akan berlaku dan.menjadi pedoman bagi kedua belah pihak.
Karena itu harus dapat diperhatikan setiap isii kontrak yang telah ditanda tangani bersama.


“agar semua penyedia jasa Perhatikan isi kontrak yang ada dan serius dengan pekerjaan, karena setelah tanda tangan kontrak harus serius sehingga tidak lebih tidak kurang sehinhgga tidak menjadi temuan saat pemeriksan.” Katanya.
Menurutnya, Pejabat proyek seperti PPK dan Satker harus benar-benar serius mengawasi setiap pekerjaan di lapangan sehibgga semua selesai dengan baik.
“agar sama- sama mau baik harus kerja dengan baik juga, PPK dan Satker harus serius dalam bekerja terutama di masa pandemi covid 19 iin.” ujarnya.(wr/den).