Dari Target 21 Ribu Hektare, Petani Di Kabupaten Kupang Baru Tanam 6 Ribu Hektare Padi Pada MT 1

oleh

Oelamasi,obor-nusantara.com
Kegiatan Dinas Pertanian dan ketahanan kabupaten ditahun 2021 ditargetkan 21.121 hektare lahan yang ditanam varietas padi pada masa tanam pertama periode oktober maret.

Namun baru dikelola atau terealisasi untuk tanaman padi hingga februari seluas 6.332 hektare.Diharapkan terus bertambah karena curah hujan yang baik diwilayah ini.

Informasi ini disampaikan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang,Pandapotan Sillagan diruang kerjanya selasa,23 februari 2021.

“Kita targetkan untuk luasan lahan padi pada musim tanam pertama periode oktober maret 21.121 hektare diwilayah kabupaten Kupang.Kemudian baru terealisasi untuk tanaman padi baru seluas 6.332 hektare.Kita berharap ada peningkatan luasan lahan untuk tanaman padi”Ujarnya.

Untuk jumlah petani yang terdaftar sesuai RDKK yang masuk menerima pupuk subsidi sebanyak 32.112 per penginputan data pada bulan november 2020.

Sementara soal ketersediaan pupuk,khususnya pupuk urea tersedia pada pengecer hanya terkendala pada proses pendistribusian kepada petani.

“Saya sudah cek pada beberapa pengecer seperti yutedere ada 20 ton, sumber bangunan ads 5 ton dan satu lagi ada 20 ton, serta bunga bakum 7 ton,semuanya sudah distribusi kepada petani minggu lalu”Jelas Sillagan.

Dijelaskannya juga bahwa tidak semua petani mendapatkan pupuk subsidi mengingat kuota pupuk subsidi setiap tahun dikurangi.

Selain itu ada tambahan petani yang mengolah lahan untuk tanaman jagung program TJPS sehingga alokasi pupuk kepada petani dikurangi yang sebelumnya perhektare 210 kilo menjadi 50 kilo perhektare.

Dikatakannya juga target produksi hasil panen padi perhektar pada MT 1 berkisar 3 ton sampai 3,5 ton per hektare.(Kenzo)