BWS-NT2 Tangani Bendung Oelfua, Petani 2 Desa Di Kabupaten Kupang Legah

oleh

Kupang, obor-nusantara.com-Masyarkat petani di sekitar dua desa yang selama ini mengharapakan suplay air irigasi dari Bendung Oelfua di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk lahan pertanian mereka perlahan mulai senang dan legah setelah Pememerintah Pusat Melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara dua (BWS-NT2) Kupang menangani Bendung Oelpuah yang kondisinya sudah mulai rusak berat.


Para petani mengaku, selama beberapa tahun terakhir ini hasil panen mereka sangat menurun akibat bendung tersebut mengalami rusak berat yang berakibat pada menurunya sumber air irigasi ke lahan pertaninan mereka.
“kami selama bertahun-tahun hampir gagal panen terus pak, mau hasil bagus bagaimana air dari bendung Oelfuah tidak bisa diharapkan karena sudah rusak berat. Sekarang sudah mau ditangani oleh Pemerintah Pusat jadi pasti senang sekali.:” ujar Deny, Salah seorang warga Desa Oelpuah yang di temui disekitar lokasi Bendung pada Minggu, 28/02/2021.


Menurut warga, jika Bendung ini dapat selesai dikerjakan maka dipastikan sekitar 250 hektare Areal sawah milik petani di Dua Desa masing-masing, Desa Oelpuah dan Desa Naben akan mengolah lahan mereka secara optimal.
“kalau nanti sudah selesai di bangun pasti hasil panen di musim tanam tahun 2022 nanti pasti akan meningkat.:ujar Warga.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (Kasatker SNVT) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BWS-NT2 melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi Satu Nursyam Riyadi yang dihubungi pada senin, 01/03/2021 mengatakan, Bendung Oelpuah adalah salah satu bendung Suplesi untuk mendukung air irigasi bagi Daerah Irigasi (D-I) Tilong yang telah dibangun beberapa tahun silam.


“bendung Oelpuah adalah bagian dari jaringan irigasi dari Daerah Origasi (D-I) Tilong dan memnag kondisinya sudah rusak berat sejak lama dan baru ditangani pada tahun anggaran 2021 ini.” Ujar Nursyam.
Dikatakan, penanganan terhadap bendung Oelpuah meliputi sejumlah item masing-masing, pekerjaan rehabilitasi jaringan, penangnan tanggul dan pekerjaan untama pendukung Bendung tersebut.
“pekerjaanya meliputi, perbaikan jaringan irigasi yang rusak dan penanganan mercu yang sudah mulai rusak termasuk pintu dan lainnya.”jelas Nursyam.
Untuk diketahui, Pekerjaan Rehabilitasi Bendung Oelfua telah dilakukan Kontrak Kerja dengan Kontraktor Pelaksana yakni Pt. Mulya Sakti Wijaya KSO yang direncanakan pekerjaan fisik akan selesai pada Bulan Desember 2021 mendatang.
Saat ini Kontraktor pelaksana tengah mempersiapkan kegiatan fisik dilapangan dengan melakuian kegaiatan penyiapan lokasi.(wr/den).