Warga Pertanyakan Janji Wabup Kupang Soal Tindaklanjut investigasi Khusus Dana Desa Kauniki

oleh

Oelamasi,obor-nusantara.com
Perwakilan warga desa Kauniki Kecamatan Takari kabupaten Kupang yang melaporkan dugaan penyelewengan Dana Desa Kauniki kembali mendatangi inspektorat setempat.

Kehadiran warga dikantor inspektorat kabupaten Kupang,jumat,26 Februari 2021 guna mempertanyakan tindak lanjut janji wakil Bupati Kupang Jerry Manafe untuk membentuk tim khusus guna menginvestigasi dugaan penyelewengan dana desa Kauniki.

“Kami datang mau menanyakan janji Wabup tentang tim khusus untuk periksa dana desa Kauniki.Sudah hampir 6 bulan sepertinya tidak ada tim yang turun periksa dana desa kauniki. Sehingga kami kembali datang pertanyakan tindaklanjut pengaduan kami”Ujar Ibrahim Kase di hadapan sekretaris inspektorat Yopi Nau.

Menanggapi pertanyaan warga,Yopi Nau mengatakan hingga saat ini memang belum ada tim yang turun periksa dana desa Kauniki.

“Agenda kerja kita ada 9 desa yang kita akan periksa tapi Kauniki tidak masuk dalam 9 desa yang akan diperiksa”Katanya.

Oleh karena itu yopi Nau kembali meminta berkas laporan warga terkait item kegiatan yang diduga ada penyelewengan guna ditindak lanjuti.

Inspektorat sendiri menurut Nau sudah membentuk 4 tim untuk memeriksa pengelolaan dana desa disejumlah desa dikabupaten kupang.

Diberitakan sebelumnya,Dalam Menjalankan tugas untuk mengawasi pelaksanaan pemerintahan baik di kabupaten,kecamatan maupun Desa,Kamis,24 September 2020 Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe melakukan kunjungan ke Desa Kauniki Kecamatan Takari.

Kunjungan kerja Wabup Kupang ini guna menyikapi laporan beberapa tokoh masyarakat Desa Kauniki yang menyebutkan ada indikasi peneyelewengan dana desa oleh kepala desa dan perangkat.Dan Terbukti saat kunjungan Warga serahkan data dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa kepada Jerry Manafe.

Pada kesempatan itu, Thom Polin yang mewakili kepala Inspektorat mengakui bahwa dalam pengawasan pihaknya menemukan banyak hal yang tidak benar alias bermasalah.

“Kami telah membuat tim untuk pemeriksaan karena data-data yang didapat banyak yang tidak valid dan data-data tersebut akan diberikan ke kejaksaan untuk proses lebih lanjut”, ungkap Thom di aula desa Kauniki.

Kehadiran Wakil Bupati Kupang bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat dan klarifikasi pemerintah desa atas laporan masyarakatterkait dugaan penyimpanan pengelolaan dan desa yang ditulis beberapa media.

“Saya datang dan saya harap semua persoalan harus selesai. Beliau memberikan kesempatan pada masyarakat untuk mengklarifikasi laporan yang sudah diberikan”Jelas Wabup Jerry Manafe.

Warga Kauniki Ibrahim Kase ketika diminta untuk menyatakan pendapat kepada Wabup Kupang mengatakan bahwa tidak merasa puas dalam pelayanan desa yang tidak sesuai,dalam hal pengelolaan dana desa dan kinerja pemerintah desa.

“Bantuan dana desa lebih dari 2 miliar tapi desa Kauniki tidak ada perubahan”Kesalnya.

Akhir kata , Jerry Manafe mengatakan bahwa banyak persoalan di masyarakat dan terlambat dalam penanganan masalah tersebut. Beliau juga mengatakan fungsi BPD juga tidak berjalan dengan baik.

“Disini juga bendahara mengatur pelaporan-pelaporan tapi tidak ada pertanggungjawaban. Kades mungkin tidak teliti dalam perencanaan dan pertanggungjawaban anggaran. Masyarakat disini sangat proaktif dan ingin desa ini maju. Saya kira pantas desa ini harus berkembang dengan dana desa 2 miliar lebih”, tukasnya .

Lebih lanjut Jerry Manafe mengatakan bahwa PMD perlu melakukan pembinaan dan sosialisasi terhadap desa. Dari BPD dan pemerintah desa belum tahu tupoksi mereka.

Mengingat masalah desa Kauniki sudah sampai ke kejaksaan,walaupun inspektorat ada sedikit hambatan tapi sesegera mungkin inspektorat akan turun langsung dengan tim pemeriksa untuk mendapat data yang pasti dari temuan di lapangan.(Kenzo)