Pemkab Kupang Serahkan Dokumen Kependudukan Warga Terdampak Seroja Di Naibonat

oleh

Oelamasi,obor-nusantara.com-Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Kupang bersama staf ditjen Dukcapil menyiapkan semua dokumen kependudukan warga terdampak badai siklon seroja di kabupaten Kupang.

Penyerahan secara simbolis  administrasi kependudukan dilakukan di gereja Elim Naibonat,minggu,11 april 2021.

Sebanyak 16 RT dikelurahan Naibonat kecamatan Kupang Timur,semua dokumen kependudukan seperti,Kartu Keluarga, KTP dan Akta Kematian sudah dicetak dan sudah dibagikan kepada warga melalui Ketua RT setempat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Dukcapil Kabupaten Kupang Joni Ukat, senin,(12/4) ketika dikonfirmasi mengenai upaya penggantian dokumen kependudukan masyarakat Kabupaten Kupang yang menjadi korban badai seroja.

“Kemarin itu kita bagikan simbolis dokumen kependudukan Kartu Keluarga dan akta kematian di gereja Elim Naibonat untuk 16 RT dikelurahan Naibonat”Terang Ukat.

Hal ini menurutnya merupakan inisiatif ditjen dukcapil pusat dengan mengirimkan staf turun langsung dikabupaten kupang untuk melayani masyarakat yang terdampak bencana seroja.

“Kami memberikan kartu keluarga kepada warga yang ada diwilayah terdampak.kami tidak bisa identifikasi by name by address sesuai arahan pak ditjen”Tambahnya

Penyerahan dokumen kependudukan ini akan terus dibagikan untuk semua wilayah kabupaten Kupang yang terdampak berat akibat hujan angin dan banjir.

“Kami Dispenduk kerja sampai malam dan selalu siap untuk penggantian dokumen kependudukan masyarakat Siapapun yang dokumen kependudukan hilang kita proses”pungkasnya.

Semua ini dilakukan untuk kesiapan dokumen kependudukan masyarakat sehingga tidak terhambat dalam proses pengurusan bantuan dengan adanya dokumen kependudukan yang hilang.

Sementara koordinator wilayah Timur Direktorat kependudukan dan catatan sipil Kementerian Dalam Negeri,Zadli Haerudin dikantor Dukcapil Kabupaten Kupang,senin,12 April 2021.

“Tim yang diturunkan dikabupaten kupang ditugaskan untuk Membantu penggantian dokumen kependudukan korban bencana yang terdampak”Ujar Zadli.

Karena diakuinya bahwa bencana yang terjadi di kabupaten Kupang dan NTT pada umumnya merusak pemukiman warga.Ia mengaku menyaksikan sendiri rumah warga yang rusak dengan dampak luar biasa dari bencana ini.

Dijelaskannya,Pihaknya fokus pelayanan pada penggantian dokumen kartu keluarga,KTP,Akta-akta Pencatatan sipil yang diasumsikan dokumen kependudukan hilang.

“Beberapa hari lalu kami turun disini dan  kami langsung lakukan pencocokan data dari BNPB dan data dari sekretaris daerah”pungkasnya.

Sebab Sasaran utama sesuai arahan pimpinan disebut Zadli untuk menyisir serta memetakan wilayah terdampak bencana dan langsung diterbitkan dokumen kependudukan.

“Untuk hari ini kami harus cepat lakukan pencatatan korban yang meninggal dengan menerbitkan akta kematian”tambah Zadli.

Tim dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan catatan sipil terdiri dari 4 petugas,yakni Petugas teknisi perangkat,Petugas dari direktorat pendataan penduduk Dan tenaga IT.Keempat staf Dirjen Dukcapil akan bertugas selama satu minggu  di kabupaten Kupang guna memastikan pelayanan kependudukan kepada warga terdampak benacana badai seroja.(kenzo)