PGRI TTU Kutuk Keras Tindakan Pembunuhan Terhadap Kepala Sekolah SDI Ndora

oleh

TTU, Obor-nusantara.Com- Ketua PGRI TTU Dominikus Nitsae, S.Pd Mengecam keras atas tindakan pembunuhan Kepala Sekolah SD Impres Ndora di Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Negekeo,  Ibu Azi Delfina pada kamis, (9/6/2021).

Ketua PGRI TTU Menegaskan, Tindakan kriminalisasi terhadap guru dalam bentuk apa pun tidak boleh dilakukan oleh siapapun.

“Hal tersebut sudah ada di Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dalam Pasal 39 ayat 1 sampai 5 dengan jelas menegaskan bahwa Guru wajib dilindungi oleh semua kalangan” Jelasnya

Pembunuhan terhadap guru yang tidak bersalah tetap dianggap pembunuhan. Dirinyanmengecam keras atas perbuatan kriminal terhadap Azi Delfina. Maka pihak keamanan harus hukum sesuai prosedur yang ada. “Karena guru sudah dilindungi kenapa malah di bunuh maka pelaku harus dihukum seberat-beratnya”Tegas Domi Nitsae ketua PGRI TTU ini.

Lanjutnya, “Apabila guru melakukan kesalahan dalam menjalankan profesinya maka ada prosedur pemberian sanksi terhadap guru bukan main hakim sendiri sampai menghilangkan nyawa Guru” pungkasnya

“Saya meminta kepolisian Nagekeo untuk menghukum pelaku seberat-beratnya, agar dapat menjadi efek jera, sehingga ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini terhadap Guru” Pinta Domi

Atas dasar itu, PGRI Kabupaten TTU memberi dukungan kepada Ketua dan Pengurus PGRI Kabupaten Nagekeo dalam mengawal proses hukum terhadap kasus ini.

PGRI TTU juga menyampaikan Turut Berduka cita atas meninggalnya anggota PGRI Kabupaten Nagekeo, “kita semua berduka karena kehilangan Guru” Tukas Domi (Arro)