Rusak Pasca Seroja, Bendung Tasifa Mulai Dikerjakan

oleh

Kupang, obor-nusantara.com-Setelah rusak diterjang Banjir Bandang akibat badai seroja pada awal Bulan April lalu (05/04/2021, Bendung Tasifa di Desa Oefafi, Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai dikerjakan oleh Pemerintah Pusat melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara dua (BWS-NT2). Hingga minggu ke tiga bulan Juli ini fisik pekerjaan Bendung tersebut telah mencapai 30 persen dan dipastikan akan rampung sesuai dengan jadwal Kontrak yang ada.

“sebelumnya memang bendung oefafi ini sudah terkontrak untuk direhabilitasi, namun sebelum pekerjaan belum dimulai bendung hancur diterjang badai seroja sehingga dilakukan perubahan desain dan baru bisa dimulai bulan mei 2021.”kata Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJPA NTT melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa Satu (IRWA 1) Nursyam Riyadi saat ditemui belum lama ini di Kupang (10/06/2021).

Menurutnya, setelah dilakukan perubahan desain sebelumnya bendung Tasifa hanya direhab terutama pada bagian mercu, namun karena rusak berat akhirnya terpaksa dibangun baru dengan memindah lokasi mercu.

“awalnya hanya rehab aja tetapi karena rusak berat yang kita akhirnya rubah desain dan bangun baru.”katanya.

Dijelaskan, sejumlah item yang dikerjakan masing-masing meliputi, pembangunan tanggul atau mercu bendung, pintu utama dan jaringan induk yang dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana PT Bangun Konstruksi Utama dengan persentase fisik kini telah mencapai diatas 30 persen.

“fisik saat ini rata-rata sudah mencapai 30 persen lebih untuk seluruh bangunan induk.”ujarnya.

Terkait kualitas pekerjaan menurut Nursyam, untuk kualitas beton dan lainnya pihaknya sangat menjaga kualitas dengan uji laboratorium terhadap setiap beton yang dipakai.

“kalau soal kualitas tidak ada masalah karena semua melalui uji kualitas beton sehingga dijamin sangat baik”tutupnya.(wr/den).