Proyek Pengaman Sungai Mota’ain Hampir Rampung

oleh

Mota,ain-obor-nusantara.com-Pekerjaan Pembangunan Tanggul Penahan Sungai Mota’ain yang menjadi Batas Negara Antara Negara Demokratik Timor Leste (RDTL) dan Negara Republik Indonesia di Pintu Batas Mota’ain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga minggu terakhir Bulan Agustus 2021 fisiknya sudah mencapai 72 persen.

Progres fisik tersebut telah sesuai dengan jadwal pelaksanaan kegiatan lapangan dengan target selesai pada bulan September ini.
“semua pekerjaan utama seperti tanggul penahan dan timbunan di lokasi kegiatan yakni bantaran sungai Mota,ain sudah dikerjakan dan kini fisiknya sudah mencapai 72 persen, kita hanya tinggal selesaikan pekerjaan tambahan dan pekerjaan akhir”. Ujar Petugas pengawas dari Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara Dua (BWS-NT2) Kupang Agus, saat ditemui di Mota,ain pada 22/08/2021.

Menurutnya, proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp. 7 milyar itu dikerjakan sejak beberapa bulan lalu dan dipastikan akan rampung sesuai dengan jadwal kontrak yang ada.
“semua pekerjaan masih sesuai jadwal kontrak, sehingga kita pastikan tidak ada kendala bagi kontraktor untuk menyelesaikan proyek ini.”katanya.
Dikatakan, sebagai batas Negara pihaknya tetap mengedepankan kualitas agar tidak mengalami kerusakan saat musim hujan tiba nanti.
“kita tetap jaga kualitas dan itu menjadi utama bagi kita, karena ini sungai batas Negara”. Jelasnya.
Untuk diketahui, selain Pengaman sungai Mota’ain Pemerintah Pusat juga menangani sungai Malibaka di Desa Turiskain Kecamatan Reihart, Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.(#)