Kasus Pengrusakan Rumah Di Penfui, Polisi Tidak Temukan  Adanya Tindakan Kriminal

oleh

Babau, obor-nusantara.com-Tim penyidik dari  Polsek Kupang Tengah Polres Kupang, telah melakukan penelusuran atas Laporan Melkianus Tosi dan Milka Banu – Tameo, warga Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, terkait perusakan dan pencurian barang yang dilakukan sekelompok orang pada Rabu 01 September 2021.

Hasil penyelidikan polisi,ternyata tidak menemukan adanya pencurian dan pengrusakan rumah warga.Laporan tersebut ternyata hanya rekayasa oleh para pelapor.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Kupang, AKBP Aldinan R.J. H. Manurung, SH., S.I.K., M.Si kepada media ini, Jumat (03/09/2021).

Dikatakannya, adanya pemberitaan yang mengatakan bahwa pihak Polsek Kupang Tengah dan Polres Kupang menolak laporan masyarakat terkait perusakan dan pencurian itu tidak benar.

Menurut Kapolres, setelah dilakukan pengecekan, ternyata kasus itu direkayasa.

“Waktu tim kita lakukan pengecekan di lapangan dan melakukan klarifikasi, ternyata motor yang dilaporkan telah dicuri masih ada, uang yang dilaporkan hilang ternyata telah mereka (pihak pelapor) gunakan untuk belanja,” ujar Kapolres.

Atas dasar itu, Kapolres menduga ada aktor intelektual yang sengaja mendesain laporan tersebut untuk membenturkan masyarakat dengan Polisi.

Kapolsek Kupang Tengah Ipda Elpidus Kono Feka, S.Sos, saat dikonfirmasi, membenarkan laporan polisi dimaksud. Namun, melihat potensi konflik yang bisa saja terjadi di lapangan, maka Kapolsek menganjurkan agar pihak pelapor membuat laporan polisi di Polres Kupang.

“Karena kita lihat ada potensi konflik, sementara personel kita di sini tidak memungkinkan untuk menangani apabila konflik terjadi, maka kita anjurkan untuk melapor di Polres,” ujar Ipda Elpidus.

Sesuai rilis yang diterima media ini,dilaporkan bahwa hari Kamis, 02 September 2021, Pukul ; 22.30 wita, Kapolsek Kupang Tengah Ipda Elpidus Kono Feka, S. Sos dan anggotanya bersama Panit Subdit Jatanras Polda NTT Ipda  Enos Bili dan anggotanya  melakukan Penyelidikan terkait dengan Laporan Dugaan Tindak Pidana Pencurian Uang dan sepeda motor serta Pengrusakan Pagar.

Laporan tersebut dilaporkan di Piket SPkt Polda NTT oleh Pelapor Melky Tosi dan Pelapor Mika Banu – Tameo yang terjadi pada hari Rabu,1 September 2021, Sekitar 10.00 wita, Di Rt. 025 / 008, Desa. Penfui Timur, Kec. Kupang Tengah, Kab. Kupang.

Menindaklanjuti laporan itu, Polisi Mendatangi TKP dan melakukan Interogasi terhadap saudara Obed selaku Ketua Kelompok anak alor  yang menerima kuasa dari saudara AYUB TOSI untuk mengusai Obyek tanah.

Kepada keduanya Polisi mengingatkan untuk tetap menjaga kamtibmas dan esoknya segera mendatakan nama dan jumlah anak alor yang saat ini tinggal di lokasi tanah tersebut dengan melampirkan KTP.

Kapolsek Kupang Tengah melakukan koordinasi dengan saudara Ayub Tosi agar kalau bisa tidak menempatkan kelompok anak alor di lokasi tanah tersebut karena akan berdampak terjadinya tindak pidana lain.

Polisi juga melakukan Interogasi terhadap Pelapor Melky Tosi terkait dengan laporan yang Ia alami akibat dari kejadian tersebut yakni kehilangan uang sebesar Rp. 7.000.000,- ( Tujuh Juta Rupiah )

Dari hasil interogasi Pelapor Melky Tosi mengatakan bahwa Laporannya di Spkt Polda NTT tersebut tidak benar sebab uang yang hilang tersebut ternyata sudah digunakan oleh istrinya guna memenuhi kebutuhan sehari – hari.

Selanjutnya Anggota Polsek Kupang Tengah melakukan Interogasi terhadap Pelapor  MIKA BANU – TAMEO terkait dengan Laporannya di Spkt Polda NTT bahwa dirinya mengalami kehilangan uang sebesar Rp. 25.000.000,- ( Dua Puluh Lima Juta Rupiah  ) dan 1 unit sepeda motor Suzuki Smash.

Dan hasil interogasi Pelapor Mika Banu – Tameo menerangkan bahwa kehilangan yang dilaporkan tersebut tidak benar sebab dirinya tidak ada menyimpan uang sebesar Rp. 25.000.000,- ( Dua Puluh Lima Juta Rupiah  ) didalam lemarinya serta sepeda motor Suzuki Smash miliknya yang dilaporkan hilang tersebut pun tidak hilang sebab sepeda motor Suzuki Smash tersebut berada didalam rumahnya.

Pelapor Melky Tosi dan Pelapor Mika Banu Tameo di bawa ke Polsek Kupang Tengah dan mengklarifikasi terkait dengan tidak benar laporan yg dilaporkan di Spkt Polda NTT dan di dilakukan dokumentasi berupa foto dan video.(kenzo)