Soal IMB Rusun Undana, Kontraktor Sebut Itu Bukan Urusan Kami

oleh

Kupang, obor-nusantara.com-Kontraktor Pelaksana Proyek Pembangunan Gedung Rumah susun (Rusun) Undana di kompleks Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (F-KIP) Undana di Jalan SK Lerik, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku jika masalah Kepengurusan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Rusun Undana bukan merupakan tanggung jawab Kontraktor. Sebagai kontraktor pelaksana hanya bertanggung jawab soal fisik gedung bukan soal AMDAL maupun IMB.
“kalau soal Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) itu bukan urusan kami, kami hanya mengurus fisik bangunan”ujar Pelaksana Proyek Gedung Rusun Undana Andre Wiriadirta dari PT. PT. Sastra Mas Estetika (SME) saat ditemui di lokasi proyek pada Senin (13/09/2021).


Menurutnya, bukan hanya soal Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) tetapi juga soal AMDAL dari gedung tersebut semuanya merupakan urusan Pemerintah dalam hal ini Kementerian PU-PR selaku pemilik Proyek.
“soal IMB dan AMDAL silakan di tanyakan ke PU saja, karena kami tidak tau soal itu”katanya.
Bahkan pihak proyek menyarankan kepada media ini untuk menanyakan langsung ke pihak Satker Proyek Rusun di PU.
“silakan ke Satker saja untuk mendapat Keterangan lebih lengkap”.tutupnya.
Untuk diketahui sebelumnya diberitakan oleh media ini pada (07/09/2021) terkait pembangunan proyek Gedung Rusun Undana tanpa IMB.
Proyek gedung rumah Susun Undana yang dibangun degan dana Rp. 12.802.745.000 (Dua Belas Milyar delapan Ratus dua juta 7 ratus empat puluh lima ribu Rupiah) yang bersumber dari dana Anggara Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2021 itu sesuai master plan yang ada akan dibangun dengan konstruksi 3 lantai.
Saat ini fisik telah memasuki persiapan pekerjaan lantai tiga oleh kontraktor pelaksana yakni PT. Sastra Mas Estetika (SME).
Sayangnya gedung bernilai belasan milyar rupiah ini diduga dibangun tanpa mengantongi IMB dari Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Perijinan Satu Atap.
Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas PU-PR Kota Kupang Serila Saliman saat dihubungi tvrinews.com melalui saluran WhatsApp pada Senin, (06/09/201) mengakui jika Gedung Rumah Susun Undana yang sedang dibangun emmang tidak memiliki Ijin mendirikan bangunan (IMB).
“kami dari Dinas telah melakukan pengecekan lapangan dan memang Proyek Gedung itu belum ada IMB dan sudah menegurnya.”ujarnya.
Menurutnya, setelah dilakukan peninjaun lapangan oleh tim dariBidan Cipta karya, Dinas PU-PR Kota Kupang ditemukan gedung tersebut dibangun tanpa IMB.
“benar memang dibangun belum ada IMB dan sudah ditegur langsung oleh Petugas”.katanya.
Dikatakan, jika benar mereka (proyek red) sama sekali belum mengurus IMB maka akan diberikan terguran Resmi dari Pemerintah.
’ya dari Dinas pergi tanya dulu secara lisan sudah urus IMB atau belum, karena siapa tau mereka sudah urus dari tahun lalu tetapi lupa tempel dipapan pengumuman ijinnya nomor berapa kan? Kalau memang belum urus sama sekali baru kita kasi surat teguran resmi. Karena nomor IMB itu yang keluarkan dari perijinan satu atap.”jelas Serly. (Wr/red).