BPPW NTT Bangun 415 Unit Jamban Dan Sanitasi Sehat Di Kabupaten Kupang

oleh

Oelamasi,obor-nusantara.com-Tahun 2021, PPK Sanitasi melaporkan Kabupaten Kupang diintervensi oleh program sanitasi desa (Sandes) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT dengan 2 tahap pelaksanaan kegiatan.

Tahap pertama di 10 Desa sasaran yakni Desa Tunfeu,  Oben,Tasikona, Oepaha,Oenif, Soba, Nekbaun, Merbaun, Kotabesi,Oenoni II.

Dengan total jumlah unit jamban dan tanki septik individu terbangun sebanyak 302 unit dan alokasi anggaran total Rp.5.000.000.000.

Selanjutnya pada tahap kedua dilakukan penambahan pada 4 desa lokus stunting yaitu desa Oenif,bTasikona, Nekbaun dan Oenoni II.

Dengan total unit yang sementara dibangun adalah 113 unit denngan Prosentase pekerjaan fisik tingkat kab.kupang untuk pelaksanaan dana tahap 1 sebesar 100% dan tahap 2 sebesar 74,75%.

Hal ini disampaikan PPK Program sanitasi perdesaan padat karya dikatakan PPK Sanitasi, Tinny Touselak dikantor Bupati Kupang dalam acara serah terima pekerjaan pembangunan jamban dan tanki septik individu dan focus group discussion (FGD) II program sanitasi perdesaan padat karya kabupaten kupang TA.2021, kamis 28 Oktober 2021.

Menurut Tinny Touselak,program sandes tersebut merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat marginal yang bersifat produktif berdasarkan pemanfaatan sumber daya alam, tenaga kerja dan teknologi lokal dalam rangka mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan menurunkan angka stunting

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kupang,Korinus Masneno saat membuka kegiatan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas program sandes melalui BPPW NTT.

Intervensi tersebut,disebutnya akan semakin membantu Pemerintah Kabupaten dalan penanganan dan penurunan prosentase angka stunting dan meningkatkan jumlah kepemilikan jamban sehat yang sesuai standar nasional Indonesia.

Dirinya menerangkan faktor penyebab terjadinya stunting adalah kurangnya asupan gizi anak dan kondisi sanitasi yang buruk.

Pemerintah baik pusat, provinsi maupun kabupaten telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan stunting, yaitu melalui peningkatan kepemilikan akses sanitasi dasar yang layak dan aman bagi masyarakat melalui program sandes.

Bupati mengharapkan kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman terhadap keberlanjutan pelaksanaan penyelenggaraan program sandes, pemahaman tentang perilaku hidup bersih dan sehat, penurunan angka stunting dan meningkatkan jumlah kepemilikan jamban dan tanki septik layak dan aman

Sehingga dapat menjawab amanat RPJMD Kab.Kupang 2019-2024 yaitu prosentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak sebesar 91,3% diakhir tahun 2024 dimana capaian sanitasi layak saat ini sudah mencapai 89,4%.

“Jika target RPJMD ini bisa dicapai maka kabupaten Kupang juga turut memberikan kontribusi pada pencapaian target nasional”Tukas Masneno.

Dengan target RPJMN 2020-2024 yakni tersedianya sistem layanan sanitasi yang berkelanjutan melalui peningkatan jumlah kepemilikan rumah tangga yang memiliki hunian dan akses air limbah domestik layak sebesar 90% (termasuk 15% akses aman didalamnya).

Selain itu,ia juga menyinggung soal masalah persampahan yang juga merupakan salah satu aspek sanitasi yang perlu diperhatikan. Kolaborasi pendanaan pusat dan daerah kiranya menjadi salah satu strategi untuk membangun infrastruktur persampahan.

Acara ini dilanjutkan dengan serah terima sarana prasarana sanitasi terbangun terhadap jamban dan tanki septik individu terbangun agar dapat menjadi milik penerima manfaat dan digunakan sebagaimana mestinya, serta penandatanganan berita acara oleh Bupati Kupang, PPK Sanitasi, Kades Oenif Kec.Nekamese selaku koordinator kelompok pemanfaat dan pemelihara, serta penerima manfaat.

Turut hadir pada kegiatan tersebut,Kepala BP4D Kabupaten Kupang Marthen Rahakbauw, Sekdis Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Teldy Sanam, PPK Sanitasi pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT, Tinny Touselak. Juga dihadiri para Kepala Desa sasaran program Sandes T.A.2021, para tenaga fasilitator lapangan dan undangan lainnya.(kenzo)