Bupati Kupang Dukung Program Pemulihan Ekonomi Jemaat Pasca Seroja

oleh

Oelamasi,obor-nusantara.com-Bupati Kupang, Korinus Masneno tentunya setuju dengan kegiatan yang dicanangkan oleh pengurus GMIT khususnya klasis Sulamu.

‘Esensinya,saya mendukung dan seyogyanya gereja, jemaat, pemerintah, masyarakat adalah satu kesatuan dalam pembangunan daerah”Pungkas Bupati Kupang Korinus Masneno saat pertemuan dengan para pendeta dari klasis Sulamu diruang Rapat Bupati Kupang,kamis,28 Oktober 2021.

Diungkapkannya apapun visi, misi, dan lain sebagainya, tujuan sesungguhnya adalah pemberdayaan kesejahteraan rakyat dan Kesuksesan koperasi tersebut.

Bupati menyemangati tim klasis Sulamu bahwa apapun persoalan, tak ada rumus untuk tangisi kondisi yang tak dikehendaki. Saatnya bangkit karena rata-rata persoalan pucuk berakar dari tak mau memulai untuk bangkit.

“Segera merancang program-program yang membangun sesuai potensi jemaat, sehingga bisa diakomodir oleh Dinas Teknis”Tegasnya.

Dirinya pun menyetujui permohonan kegiatan dari para pendeta klasis Sulamu yang sedianya dilaksanakan pada 2 Nov nanti, berfokus pada tanaman holtikultura dan ternak ayam kampung, karena langsung bersentuhan dengan rumah tangga.

“Berpikirlah untuk bangkit, dan jika ingin maju harus akui kekurangan, sehingga dapat diperbaiki bersama. Ibaratnya, pebisnis yang celaka adalah pebisnis yang tak tahu kekurangannya”Kata Masneno.

Pernyataan Bupati Kupang ini disampaikan kepada pendeta Lukman Bahan,M.Th, pendeta Markus Leunupan,M.Th, pendeta Yunus Kaitulang,M.Th dan Yustus Maro ketika melakukan audiens bersama Bupati Kupang Korinus Masneno, terkait kegiatan pelatihan budidaya pertanian holtikultura dan ternak ayam kampung khusus bagi jemaat – jemaat terdampak siklon seroja khusus klasis Sulamu yang akan dilaksanakan di Jemaat Ebenhaezer Taupkole-Klasis Sulamu.

Kehadiran pendeta tersebut dalam rangka meminta dukungan Bupati Kupang dalam menyukseskan misi yang telah dirancang demi pemulihan ekonomi masyarakat akibat badai seroja maupun covid 19.

Dituturkan Pendeta Lukman, badai seroja sebagai pukulan telak bagi semua jemaat sebagai basis pelayanan gereja. Pendeta bertekad memulihkan, membangkitkan semangat jemaat dari berbagai kesulitan dan keterbatasan agar lebih produktif.

Karena itu pengurus klasis sulamu bersepakat ambil langkah, bergerak maju di sektor ekonomi riil.

“Potensi-potensi jemaat perlu didorong sesuai, sejalan dengan program yang inheren dengan kehidupan masyarakat kabupaten kupang yaitu program revolusi 5P yang digencarkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Kupang periode 2019-2024.Bersama para pendeta, masyarakat diharapkan dapat bersinergi dan berenergi bangun jemaat, menata kehidupan jemaat”harap pendeta Lukman.

Selain itu,Yustus Maro mengutarakan bahwa pelatihan tersebut semata-mata untuk peningkatan kapasitas jemaat dalam memperkuat, mempertahankan, dan meningkatkan perekonomian.

“Jika usaha-usaha produktif tersebut berhasil, dapat memanfaatkan lembaga-lembaga keuangan seperti koperasi. Sebab banyak kemudahan dalam penyediaan sarana produksi dan keperluan sehari-hari dan banyak manfaat lainnya,”terang Maro.

Untuk koperasinya sendiri, sudah terbentuk dengan nama Koperasi Produsen Kasih Sejahtera Utama. Melalui koperasi.

Dijelaskan Yustus Maro sebagai pengelola dari koperasi tersebut, bahwa kekuatan modal yang ada bantu masyarakat fasilitasi pasar dari produk-produk yang dihasilkan. Sebab dikatakannya, acapkali semangat masyarakat ada, namun kendala di modal. Untuk itu saatnya bangkit menjadi lebih baik.(kenzo)